Data
terbaru dari Biro Taiwan menunjukkan bahwa impor minyak mentah negara
itu dari Iran melonjak ke tingkat bulanan tertinggi selama 15 bulan
terakhir. Dilaporkan terjadi kenaikan 50 persen dari volume terdaftar
untuk periode yang sama tahun sebelumnya.
Dow Jones melaporkan, menurut data yang dikeluarkan oleh biro di
bawah Departemen Urusan Ekonomi, Taiwan mengimpor sebanyak 2.960.000
barel minyak mentah dari Iran pada bulan Maret dengan pasokan 95.581
barel per hari, selama periode tersebut.
Iran menyumbang 10,2 persen dari total impor minyak mentah Taiwan di
bulan Maret, yang merupakan angka tertinggi kedua sejak Januari 2011.
Sebelumnya, pembelian minyak mentah Taiwan dari Iran di bulan Maret
tahun ini naik tiga kali dari pasokan sebesar 31.935 barel per hari itu
pada bulan Januari, dan rata-rata 30.247 barel pada 2011.
Taiwan kembali mengimpor minyaknya dari Iran pada Maret, setelah menghentikan pembelian di bulan sebelumnya.
Pekan lalu, BPK Corp, importir utama minyak mentah Taiwan, menyatakan
bahwa pihaknya masih belum menerima "instruksi definitif" dari
pemerintah untuk menghentikan impor minyak dari Iran pada Juli karena
sanksi Barat terhadap Teheran.
Formosa Petrochemical Corp, importir utama minyak mentah lainnya,
mengatakan pada Februari lalu bahwa mereka telah setuju untuk mematuhi
keputusan pemerintah selama itu tidak melanggar kontrak yang ada dengan
pemasok Iran.
Amerika Serikat dan Uni Eropa baru-baru ini memberlakukan sanksi
keuangan dan minyak terhadap Iran atas program energi nuklirnya.
Washington juga telah menekan beberapa negara untuk mengurangi impor
minyak mereka dari Republik Islam.
Redaktur: Endah Hapsari
Sumber: IRIB/IRNA


0 comments:
Please comment and your comments are very useful for the development of this blog. Do not forget to comment ethics, and do not waste time trying to spam. Thank You!