Showing posts with label Health. Show all posts
Showing posts with label Health. Show all posts

Saturday, May 12, 2018

Studi: Orang dengan Tubuh Gemuk Lebih Bahagia

Studi: Orang dengan Tubuh Gemuk Lebih Bahagia

Orang yang memiliki tubuh gemuk ternyata lebih bahagia dari
mereka yang memiliki bentuk tubuh ideal. 

JAKARTA - Tubuh yang gemuk kerap dihindari banyak orang, khususnya wanita. Alasannya dinilai tidak menarik. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang dengan tubuh gemuk lebih bahagia dibandingkan orang bertubuh kurus.

Dilansir Elite Daily, saat orang bertubuh kurus mengejek orang dengan tubuh gemuk, tanpa disadari merekalah yang menyedihkan. Pasalnya, orang dengan tubuh gemuk dapat mencicipi berbagai macam makanan lezat dengan bahagia menikmati makanan karena tidak memiliki tuntutan untuk tampil kurus.

Sedangkan orang dengan tubuh kurus harus menjaga asupan makanan agar dapat mempertahankan berat badan. Peneliti dari McMaster University di Kanada menemukan orang-orang gemuk ternyata lebih bahagia dibandingkan orang kurus. Ini karena mereka tidak merasakan depresi karena tuntutan berat badan.

Artinya orang dengan tubuh gemuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan menyenangkan. Penelitian ini melibatkan 17.200 sampel DNA responden bertubuh gemuk di 21 negara. Hasilnya ditemukan, bahwa mereka yang sebelumnya menunjukkan tanda-tanda depresi secara signifikan lebih sedikit.

"Kami berangkat mulai dari hipotesis depresi dan obesitas berhubungan dengan aktivitas otak. Kami berhipotesis gen obesitas mungkin terkait dengan depresi," tutur Profesor David Meyre.

(tdy)

Wednesday, April 18, 2018

Diet Sukses: Buah yang Harus Dihindari Biar Kurus

Diet Sukses: Buah yang Harus Dihindari Biar Kurus

Bintang.com, Jakarta Buah-buahan selama ini dikenal dengan makanan yang sehat. Bahkan, buat cewek yang melakuka diet, banyak yang menyarankan untuk mengonsumsi banyak buah dan sayuran. 

Kaya akan vitamin, ternyata buah juga kaya akan gula alami. Gula alami ini memang sehat, tapi buat kamu yang ingin menurunkan berat badan, rasanya harus memikirkannya kembali. 

Dilansir dari Mind Body Green, buah juga sering disebut sengan natural candy. Karena, sebagian buah mengandung banyak gula natural. Sehingga, bisa mengganggu atau menghambat proses dietmu. 

Makanya, ada beberapa buah yang harusnya kamu hindari selama melakukan diet. Dihindari, ya! Bukan benar-benar nggak boleh sama sekali. Terus, apa saja buah yang harus kamu waspadai? 

1. Salad buah

Salad buah sering banget jadi menu andalan buat kamu yang ingin melakukan diet. Padahal salad buah ini bikin kamu kebanyakan makan buah. Terlalu banyak makan buah, berarti kamu kebanyakan mengonsumsi gula. Meskipun itu gula alami. 

2. Jus Buah

Meskipun jus buah tanpa gula tambahan dan juga susu kental manis serta cokelat dikenal sangat sehat, tapi ternyata ada sisi negatif dari jus buah yang nikmat dan menyegarkan. Jus buah ternyata mengandung sedikit serta, vitamin, dan mineral, dibandingkan dengan buah utuh. 

Padahal, kamu yang sedag berdiet membutuhkan banyak serat untuk memperlambat penyerapan gula pada tubuh. Juga membantu memperlancar pencernaan dan mengurangi adanya konstipasi. 
3. Buah Kering
Pernah dengar nasihat "makan saja buah kering sebagai camilan" untuk tips diet? Duh, ini tips yang sebenarnya menjebak. Soalnya, buah kering mengandung banyak gula tambahan. 
Jadi, kamu harus makan buah yang benar-benar utuh dan segar. Hindari juga buah-buahan yang diimpor dari luar negeri, karena banyak yang mengandung zat pengawet. 

Cukup dengan 1 Apel, Kamu Bebas dari Diabetes

Cukup dengan 1 Apel, Kamu Bebas dari Diabetes

Bintang.com, Jakarta Apel merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin dan manfaat untuk tubuh. Menurut sebuah pedoman kesehatan baru, apel mampu mencegah diabetes hanya dengan mengonsumsi satu buah ini per hari. 

Dilansir dari Natural News, Senin (16/4/2018), peneliti dari Universitas Oxford dan organisasi diabetes UK menemukan pedoman baru yang disusun berdasarkan bukti dari 500 penelitian ilmiah.
Pakar diet asal Universitas Oxford, Pamela Dyson mengungkapkan pedoman tersebut dibuat untuk memudahkan peneliti mengomunikasikan pada orang banyak soal makanan yang mengandung nutrisi.

Sebelumnya, mereka yang berisiko terkena diabetes hanya dianjurkan untuk meningkatkan asupan serat 15 persen atau menurunkan berat badan sebanyak 5 persen.

Namun demikian, panduan baru tersebut menyarankan untuk makan lebih banyak biji-bijian, buah seperti apel, anggur, dan sayuran hijau. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi produk susu, seperti yogurt dan keju, serta teh dan kopi.

Tak hanya itu, pedoman dari Universitas Oxford menyarankan Anda untuk membatasi konsumsi daging olahan, minuman manis, kentang olahan, roti dan nasi putih. Orang dengan risiko tinggi diabetes juga dapat melakukan aktivitas fisik.

Ibu hamil rentan kena diabetes jenis ini

Selama ini mungkin Anda hanya mengenal dua jenis penyakit diabetes, yakni tipe-1 dan 2. Penyakit diabetes yang mungkin tidak Anda kenali, yaitu diabetes gestasional. Jenis ini dialami beberapa wanita pada masa kehamilan.

Umumnya, penyakit diabetes ini dialami mereka hanya pada masa kehamilan, dan kemudian hilang setelah melahirkan. Namun demikian, mereka yang mengalaminya akan berisiko mengalami diabetes tipe-2 di kemudian hari.


Penulis: Aretyo Jevon Perdana
Sumber: Liputan6.com
Ini Dampak Media Sosial pada Anak

Ini Dampak Media Sosial pada Anak

WASHINGTON - Tidak sedikit anak-anak yang menghabiskan waktu di platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Snapchat. Sayang, kebiasaan itu disebut-sebut  memiliki efek negatif.

Sebuah studi baru menemukan bahwa penggunaan medsos memiliki efek yang berbeda pada kesejahteraan untuk anak remaja.

Para peneliti di University of Essex dan UCL menemukan hubungan antara peningkatan waktu yang dihabiskan di medsos pada awal masa remaja usia 10 dan berkurangnya kesejahteraan di masa remaja usia 10-15 tahun dan hal ini lebih banyak terjadi pada remaja perempuan.

"Temuan kami menunjukkan bahwa penting untuk memantau interaksi awal dengan medsos, terutama pada anak perempuan. Karena ini dapat berdampak pada kesejahteraan di masa remaja dan mungkin sepanjang masa dewasa," kata salah satu peneliti, Booker seperti dilansir Zeenews.

Para peneliti menemukan bahwa remaja wanita menggunakan media sosial lebih banyak daripada anak laki-laki. Pada usia 13 tahun, sekitar setengah anak wanita berinteraksi di medsos selama lebih dari 1 jam per hari, dibandingkan dengan sepertiga anak laki-laki.

Pada usia 15 tahun, kedua jenis kelamin meningkatkan penggunaan media sosial mereka, tapi anak perempuan terus menggunakan medsos lebih dari anak laki-laki, dengan 59% anak perempuan dan 46% anak laki-laki berinteraksi selama 1 jam atau lebih per hari.

Pada studi yang telah dipublikasikan di jurnal akses terbuka BMC Public Health ini, kesejahteraan tampaknya menurun sepanjang masa remaja, baik pada anak laki-laki maupun perempuan, sebagaimana tercermin dalam skor untuk kebahagiaan dan aspek kesejahteraan lainnya.

"Karena kami tidak mengamati hubungan antara penggunaan medsos dan kesejahteraan di antara anak laki-laki, faktor-faktor lain, seperti jumlah waktu yang dihabiskan untuk bermain game, mungkin terkait dengan penurunan yang diamati anak laki-laki dalam kesejahteraan," kata Booker.

Para penulis menemukan bahwa sepanjang nilai kebahagiaan remaja turun hampir tiga poin dari 36,9 menjadi 33,3 pada anak perempuan dan dua poin dari 36,02 menjadi 34,55 pada anak laki-laki.

Sementara, skor SDQ turun untuk anak laki-laki dan meningkat untuk anak perempuan, menunjukkan bahwa anak perempuan mengalami aspek kesejahteraan yang lebih negatif.
(tdy)
 
 SindoNews

Wednesday, May 22, 2013

6 Cara Agar Otak Makin Pintar

6 Cara Agar Otak Makin Pintar

Menurut penelitian di University of Virginia, gangguan memori bisa muncul sejak usia 20-an. Setelah mengevaluasi lebih dari 2.000 pria dan wanita berusia antara 18-60 tahun selama tujuh tahun, para peneliti menemukan bahwa pada usia 27, kecepatan otak dalam memecahkan teka-teki, dan penalaran mulai menurun.

Namun Anda tidak perlu panik. Otak masih memiliki kemampuan untuk menyimpan memori. Hanya saja pemanggilan memori tersebut sedikit tersendat. Ini menunjukkan bahwa otak harus dijaga kesehatannya agar tetap fokus dan berfungsi optimal.

Berikut 6 langkah sehat yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan dan fungsi otak agar tetap berfungsi optimal.

Tetap Aktif

Kebugaran fisik dapat meningkatkan ukuran hippocampus (bagian otak yang terhubung dengan ingatan jangka panjang). Lakukan jenis latihan apa pun agar darah Anda mengalir dengan baik. Jogging dan renang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan fungsi otak Anda.

Lengkapi dengan Omega-3

Gary Small dari iBrain menyebutkan, “Apa yang baik bagi jantung Anda, tentu akan baik untuk otak Anda”. Dia menyarankan agar Anda mengisi diet dengan makanan yang kaya antioksidan seperti buah-buahan berwarna cerah dan sayuran, ditambah asam lemak Omega-3 dari ikan dan minyak zaitun.

Pikirkan dan Visualisasikan

Berlatih dengan isyarat. Jika Anda perlu mengingat beberapa hal baik benda maupun angka cobalah untuk membuat catatan sebagai hafalan untuk memori dalam otak Anda. Catatlah hal-hal detail yang sekiranya sulit untuk Anda ingat.

Jangan Andalkan Gadget

Hampir seluruh penduduk dunia mengandalkan teknologi seperti smartphone, komputer tablet, PC dan lainnya untuk membantu mengingat hari-hari penting . Tetapi jangan lupa untuk sesekali mengingat hal-hal detail yang terkait langsung dengan diri Anda dan keluarga dengan otak Anda. Penggunaan teknologi berlebihan dapat mengakibatkan ketergantungan dan membuat otak menjadi malas berpikir.

Bermain dan Bersantai

Bermain video game tidak akan membuat fungsi otak Anda terganggu, permainan yang penuh teka-teki dapat membantu untuk memperkuat dan melatih otak Anda serta meningkatkan konsentrasi. Anda juga membutuhkan waktu bersantai dan memanjakan diri untuk mengurangi stres sekaligus meningkatkan kemampuan otak Anda.

Tidur Cukup

Tidur dapat membantu mengaktifkan kembali seluruh sel-sel otak, sehingga otak dapat menyerap dan mempelajari sesuatu lebih dalam dan lebih banyak. Peningkatan kemampuan ini secara langsung akan mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang, demikian yang disampaikan Dr Paul Shaw dari Washington University School of Medicine. (dan)

Sunday, August 12, 2012

Menghisap Ganja Bikin Mr.P Merana

Menghisap Ganja Bikin Mr.P Merana

Kebiasaan menghisap mariyuana atau ganja bukan cuma merugikan kesehatan tapi juga "kejantanan". Studi teranyar menyebutkan dalam jangka panjang, para penghisap ganja bisa mengalami gangguan fungsi seksual.

Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine ini menyebutkan para pria yang sudah sejak muda menghisap ganja akan mengalami gangguan ereksi di masa mendatang. "Ini bisa jadi peringatan bagi para remaja yang ingin mencoba mariyuana," kata Rany Shamloul, peneliti dari Kanada.

Saat ini diperkirakan 162 juta orang di seluruh dunia menggunakan mariyuana. Lebih dari 22 juta di antaranya menghisapnya setiap hari. 

Studi mengenai seks dan mariyuana sudah sejak lama menarik perhatian para ahli namun hasilnya berbeda-beda. Misalnya studi yang dilakukan tahun 1970 yang mengatakan daun ganja memiliki efek seperti "obat cinta". Dalam studi yang dilaporkan tahun 1982 menyebutkan, 75 persen pria penghisap ganja mengatakan gairah mereka meningkat setelah menghisap ganja.

Di lain pihak, studi lain yang dipublikasikan dalam Journal of Psychoactive Drugs menemukan disfungsi ereksi atau impotensi dua kali lebih sering terjadi pada pengguna ganja. Sementara itu studi lain mengungkapkan dalam dosis kecil mariyuana bisa meningkatkan libido namun jika berlebihan efeknya sebaliknya, yakni gangguan ereksi.

Namun menurut Rany Shamloul, riset-riset mengenai seks dan mariyuana itu tidak menggunakan teknik pengukuran yang valid. Masing-masing peneliti menggunakan pertanyaan yang berbeda ketika melakukan survei. 

Pada tahun 2010 sebuah studi yang dimuat dalam jurnal European Urology menemukan reseptor tetrahydrocannabinol (THC), bahan aktif dalam mariyuana, pada jaringan penis lima pasien pria dan enam monyet rhesus. Reseptor ini paling banyak ditemukan pada jaringan lunak di bagian penis. 

"Ini bisa menimbulkan dampak yang serius berupa impotensi karena 70-80 persen jaringan penis terdiri dari otot yang lunak," kata Shamloul.

Bukti lain adalah studi yang dilakukan Sharon Johnson, dari University of Missouri, St.Louis. Ia menemukan para pengguna mariyuana punya risiko lebih besar mengalami gangguan orgasme dan menderita nyeri ketika berhubungan seksual. 

"Orang yang memakai mariyuana lebih fokus pada apa yang terjadi di bagian atas dibanding yang terjadi di tubuh bagian bawah," kata Johnson.

Sumber : LiveScience

Ganja Bisa Sebabkan Kerusakan Otak

Ganja Bisa Sebabkan Kerusakan Otak

Ganja
Ini bukan temuan baru, namun para ilmuwan Australia sekarang bisa membuktikan bahwa mengisap ganja dapat menyebabkan kerusakan otak dan mengurangi kemampuan untuk belajar. 

Menurut laporan situs news.com.au, untuk pertama kalinya peneliti juga bisa menunjukkan bahwa semakin muda seseorang mulai mengisap ganja, semakin buruk kerusakan otak yang dialaminya.

Para ilmuwan dari Institut Penelitian Anak-Anak Melbourne (MCRI) Universitas Melbourne dan Universitas Wollongong menggunakan metode scan MRI untuk memindai otak dari 59 pasien yang telah mengisap ganja rata-rata selama 15 tahun. Hasil pemindaian tersebut kemudian dibandingkan dengan gambar otak dari 33 pasien sehat yang tidak pernah mengisap ganja sama sekali.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, pemindaian dilakukan untuk melihat perubahan pada besaran, kekuatan dan integritas white matter, sistem syaraf yang terdapat di otak. White matter adalah bagian yang terus berkembang sepanjang hidup manusia, sementara grey matter, adalah bagian dari pusat pikir di otak, mencapai puncaknya di usia 8 tahun.

Peneliti senior MCRI Dr Marc Seal mengatakan bahwa dari hasil pemindaian terlihat di otak para pengguna ganja adanya gangguan pada jaringan white matter. "Di jaringan otak pengguna ganja, besarnya white matter berkurang, dan itu terjadi di 80 persen pengguna ganja," kata Dr Seal.

Dalam penelitian mereka, rata-rata pengisap ganja ini mulai pertama kalinya mengisap narkoba pada usia 16 tahun, dan mereka yang lebih muda yang memulai pada usia 10 atau 11, kerusakan otaknya lebih serius lagi. "Ini adalah  studi pertama yang menunjukkan faktor usia menjadi faktor utama dalam menunjukkan kerusakan otak pada para pengisap ganja," kata Dr Seal kepada kantor berita Australia, AAP.

Menurut Dr Seal, kerusakan otak ini berpengaruh pada berkurangnya daya ingat dan menurunnya kemampuan belajar. "Kami belum tahu apakah perubahan itu masih bisa diperbaiki namun kami yakin perubahan ini penting sekali," tambah Dr Seal.

"Perubahan pada otak tersebut berhubungan dengan konsentrasi dan kemampuan daya ingat. Mereka akan mengalami kesulitan belajar hal baru dan akan mengalami kesulitan untuk mengingat."
Kerusakan itu menurut para ilmuwan tidak terjadi pada mereka yang minum alkohol ataupun menggunakan narkoba jenis lain.

Editor : Asep Candra

Wednesday, June 20, 2012

Waspadai Efek Buruk Memangku Laptop

Waspadai Efek Buruk Memangku Laptop

Hentikan kebiasaan memangku laptop. (inmagine)
Apakah Anda memiliki kebiasaan memangku laptop? Sebaiknya hentikan kebiasaan ini. Hasil penelitian medis menunjukkan bahwa kebiasaan ini memiliki sejumlah dampak buruk terhadap kesehatan. 

Efek yang paling nyata adalah terjadinya kerusakan kulit permanen yang disebut toasted skin syndrome. Ditandai dengan munculnya bintik-bintik berpola serta hilangnya elastisitas di lapisan kulit terluar.

Dikutip Telegraph, penelitian yang dipublikasikan Jurnal Pediatrics itu mengungkap bahwa kerusakan kulit itu terjadi akibat paparan panas dari alas laptop dalam jangka panjang. Tak hanya menimbulkan rasa sakit, dalam kasus tertentu bahkan bisa memicu kanker kulit.

Sementara studi yang dipublikasikan Jurnal Fertility and Sterility, mengungkap, kebiasaan memangku laptop berpotensi memengaruhi kesuburan pria. Paparan panas yang dihantarkan alas laptop ke area paha dan sekitarnya memengaruhi kualitas sperma.

Walau menggunakan peredam, paparan panas yang bisa menembus angka 52 derajat Celcius memicu kenaikan suhu skrotum, kantung yang membungkus buah zakar. Hanya dalam 10-15 menit setelah memangku laptop, suhu skrotum melampaui ambang batas normal.

Menghentikan kebiasaan memangku laptop merupakan saran terbaik. Selain mencegah paparan panas alas laptop, membiasakan diri mengoperasikan laptop di meja kerja juga baik untuk menjaga postur tubuh. (eh)

Saturday, June 16, 2012

Waspada Gangguan Testosteron pada Anak Laki-laki

Waspada Gangguan Testosteron pada Anak Laki-laki

Hipogonadisme adalah penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh gangguan hormon. Hipogonadisme dijumpai jika didapatkan konsentrasi hormon testosteron rendah dan bisa terjadi di segala usia, bahkan sebelum kelahiran.

Hipogonadisme pada usia pubertas bisa mengganggu perkembangan berbagai karakter seksual sekunder.  Menurut Dr.Em Yunir, Sp.PD-KEMD, konsultan endokrin metabolik, FKUI/RSCM, ada beberapa ciri hipogonadisme yang patut dicurigai pada anak yang sedang dalam usia pubertas.

Ciri tersebut antara lain belum terlihat tumbuhnya kumis atau rambut halus, penis tidak berkembang, suara tidak pecah, dan penampakan wajah masih seperti anak-anak atau babby face.

"Untuk memastikannya, kita harus yakinkan apakah hormon testosteron di dalam darahnya rendah atau tidak," ujarnya, saat acara seminar media.

Berdasarkan waktu kejadiannya, kata Yunir, hipogonadisme dapat dijumpai sejak masa pertumbuhan di dalam kandungan, masa kanak-kanak (pra pubertas),  dan usia dewasa, sehingga menunjukkan manifestasi klinis yang berbeda-beda.

Jika terjadi pada masa pertumbuhan dalam kandungan, maka hipogonadisme akan mengganggu perkembangan pembentukan organ seks. Sedangkan jika terjadi pada masa prapubertas, akan mengganggu tanda-tanda seksual sekunder seperti bentuk tubuh, perkembangan penis, otot, kematangan suara, dan rambut.

"Orangtua harus waspada akan kelainan yang mungkin terjadi selama masa tumbuh kembang dan mengkonsultasikan jika terdapat kecurigaan," jelasnya.

Sementara pada pria dewasa dengan hipogonadisme, keluhan yang sering dirasakan biasanya berupa penurunan libido, disfungsi ereksi, penurunan masa otot dan gangguan mood yang disertai penurunan kadar hormon testosteron. Kadar testosteron total dibawah 230 mg/dl merupakan batas untuk memberikan substitusi testosteron.

"Pada anak laki-laki, terapi pengganti testosteron (TRT) mampu merangsang pubertas dan perkembangan karakteristik seks sekunder," ungkapnya.

Hipogonadisme tidak hanya disebabkan oleh penyakit di otak atau pada testis, tetapi juga dapat terjadi akibat penyakit-penyakit kronis tertentu seperti obesitas, sindrom metabolik, hipertensi dan diabetes tipe 2. Tidak ada risiko peningkatan kematian pada pasien dengan hipogonadisme, namun masalah yang lebih sering dialami biasanya infertil dan osteoporosis.

Diagnosis dini dan pengobatan yang tepat bisa membantu mencegah keterlambatan pubertas pada anak laki-laki. 

Friday, June 8, 2012

15 Langkah Jauhi Risiko Diabetes

15 Langkah Jauhi Risiko Diabetes

DIABETES mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) utama di dunia dan juga di Indonesia. Berdasarkan data, penderita DM di Indonesia adalah yang ke-4 terbanyak di dunia.

Menurut Wikipedia, diabetes adalah kelainan metabolisme yang disebabkan oleh banyak faktor dengan simtoma berupa hiperglisemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.

Untuk itu, tubuh tidak dapat mengatur kandungan gula dalam darah sehingga glukosa atau gula yang biasanya diangkut menuju sel-sel tubuh sebagai sumber energi justru tercecer dalam aliran darah, bahkan ikut terbuang dalam air seni. Pengaturan gula darah oleh tubuh dilakukan dengan bantuan hormon insulin yang berasal dari pankreas.

Ratusan anak dan remaja di Indonesia menjadi penyandang diabetes. Selain pola hidup yang tidak sehat, ada berbagai faktor penyebab yang ikut berperan. Padahal ada beberapa langkah sederhana bisa menjadi kunci untuk menghindari penyakit yang sering disebut kencing manis ini, kata para pakar.

Menurut laporan komunitas diabetes di Inggris pada 2012, para pakar kesehatan menyarankan 15 langkah penting untuk menghindari risiko penyakit yang mematikan tersebut. Di antaranya, mengukur kadar gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, berhenti merokok, pemeriksaan mata dan pemeriksaan kaki untuk komplikasi diabetes dan analisis fungsi ginjal pada urine dan darah. (Daily Express/Pri/OL-06)
Rahasia Ketiak Mulus dan Bebas Gatal

Rahasia Ketiak Mulus dan Bebas Gatal

ADA beberapa bagian tubuh kita yang sensitif terhadap banyak hal, terutama di area yang ditumbuhi rambut seperti ketiak dan sekitar alat kelamin. Beberapa orang bahkan mengalami ruam bila menggunakan deodoran di dekat ketiak mereka disebabkan bahan kimia. Mau tahu bagaimana cara supaya ketiak kita senantiasa halus dan bebas dari ruam serta rasa gatal?

a. Pisau cukur
Jika Anda adalah pengguna pisau cukur atau razor, sebaiknya memperhatikan baik-baik pisaunya. Belilah razor dengan kualitas yang bagus. Pisau cukur sekali pakai baik digunakan oleh mereka yang memiliki kulit sensitif. Bila Anda menggunakan pisau cukur biasa dan sabun menempel dalam pisau, itu bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri. Maka itu, disarankan untuk mengganti pisau setiap minggu.

b. Lilin atau wax
Waxing adalah metode terbaik untuk orang yang memiliki ketiak sensitif. Karena, Anda hanya perlu melakukan waxing setiap empat sampai enam minggu sehingga tidak akan menyebabkan iritasi kulit di ketiak.

c. Deodoran
Bahan kimia dalam deodoran dan antiperspirant memang dapat mengiritasi ketiak sensitif. Jika Anda tahu bahwa merek deodorant tertentu tidak sesuai dengan Anda, konsultasikan dengan dokter. Jika tidak, gunakan saja bedak.

d. Jamur
Berkeringat akan membuat ketiak menjadi lembap dan hangat. Ini dapat memicu pertumbuhan jamur di daerah itu. Oleh karena itu, Anda harus mengeringkan ketiak Anda dengan baik setelah mandi dan menjaganya agar tidak dalam keadaan basah untuk menghindari infeksi. (Pri/OL-06)

Sunday, June 3, 2012

Keranjingan TV dan "Game" Ancam Jantung Anak

Keranjingan TV dan "Game" Ancam Jantung Anak

Buat aturan tegas bermain game untuk anak di bawah usia 13
Saat ini banyak kita temukan anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain game di laptop, komputer, atau sekadar menonton televisi. Tanpa disadari, aktivitas ini rupanya dapat berdampak buruk terhadap kesehatan jantung dan paru-paru anak.

Sebuah riset terbaru mengindikasikan bahwa menghabiskan terlalu banyak waktu di depan komputer dan layar elektronik lainnya dapat menyebabkan jantung dan tingkat kebugaran paru-paru menurun. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut kardiorespirasi.

Kardiorespirasi adalah kesanggupan sistem jantung, paru, dan pembuluh darah untuk berfungsi secara optimal pada keadaan istirahat dan kerja dalam mengambil oksigen dan menyalurkannya ke jaringan yang aktif sehingga dapat digunakan pada proses metabolisme tubuh.

Dalam kajiannya, penelitian melibatkan lebih dari 2.000 anak-anak. Mereka diamati sejak usia 11-13 tahun. Peneliti mengamati seberapa lama anak-anak menghabiskan waktu mereka di depan layar dan menilai tingkat kebugaran mereka.

Anak-anak yang menghabiskan waktu dengan bermain di depan layar komputer atau televisi cenderung memiliki tingkat kebugaran yang buruk. Temuan ini dipublikasikan pada edisi Juni dalam jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.

"Ini adalah temuan yang menarik dan menambah bukti bahwa duduk terlalu banyak sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak," kata pemimpin studi, Jonathan Mitchell, yang melakukan risetnya di Arnold School of Public Health, University of South Carolina.

"Jika anak-anak dapat membatasi jumlah waktu mereka di depan layar komputer, maka hal ini dapat membantu untuk memerangi penurunan tingkat kebugaran kardiorespirasi di masa muda," tambahnya.

Penelitian mengungkapkan, meski temuan ini menunjukkan hubungan antara lamanya waktu bermain di layar terhadap penurunan tingkat kebugaran kardiorespirasi, tetapi hal ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.

Sumber :
Healthday News

Tuesday, May 29, 2012

Penyebab Munculnya Bau Mulut Atau Halitosis!

Penyebab Munculnya Bau Mulut Atau Halitosis!

Kenali penyebab munculnya bau mulut atau halitosis!


Bau mulut atau halitosis dapat menjadi masalah besar, terutama bila banyak orang menghindari Anda. Pernahkah Anda bertanya-tanya apa alasan di balik munculnya bau mulut? Berikut adalah penyebab munculnya bau mulut, seperti yang dilansir di timesofindia.indiatimes.com.

1. Bau mulut disebabkan oleh bakteri yang tumbuh di dalam mulut. Jika Anda tidak menyikat gigi secara teratur, bakteri akan menumpuk di mulut dan antara gigi Anda. Senyawa sulfur tersebut dirilis oleh bakteri dan membuat nafas menjadi bau.

2. Makanan tertentu seperti bawang putih dan bawang yang mengandung minyak pedas juga berperan terhadap munculnya bau mulut, karena minyak dibawa ke paru-paru dan keluar melalui mulut Anda. Merokok merupakan penyebab utama bau mulut.

3. Hampir setiap orang mengalami halitosis di pagi hari. Ketika kita tidur, aliran air liur berkurang secara drastis, sementara lidah dan pipi sangat sedikit bergerak. Hal ini memungkinkan sisa makanan stagnan pada sel-sel mulut di permukaan lidah, gusi, dan bagian dalam pipi. Bakteri dalam mulut mulai bekerja dan memecahkan sisa makanan ini, sehingga menghasilkan bau mulut yang tidak enak.

4. Orang dengan hidung tersumbat di malam hari rentan terkena bau mulut. Biasanya bau mulut akan menghilang setelah sarapan dan menyikat gigi, karena air liur mulai mengalir lagi dan sisa makanan juga hanyut dan tertelan.

5. Penyebab paling umum dari halitosis adalah merokok, minum alkohol, atau mengonsumsi makanan tertentu. Makanan penyebab bau mulut meliputi bawang putih, durian, petai, jengkol, dan sebagainya. Merokok juga dapat mengurangi aliran air liur dan memperburuk bau mulut.

6. Puasa dapat menyebabkan halitosis atau bau mulut. Ketika tubuh tidak lagi memiliki pasokan karbohidrat, ia pertama kali memecahkan glukosa yang disimpan dalam otot dan hati. Setelah beberapa jam, tubuh mulai memecahkan lemak. Sisa hasil metabolisme yang dikenal sebagai keton membuat nafas menjadi bau.
Mau Perut Ramping? Makanlah di Jam Berikut...

Mau Perut Ramping? Makanlah di Jam Berikut...

Pilih camilan sehat agar tetap langsing
Ternyata, bila menginginkan perut ramping, ada cara yang mudah dan tidak bikin teler. Caranya adalah menyantap camilan di masa yang tepat.

Menurut pakar, sebaiknya menyantap camilan yang mengandung protein antara pukul 15.00-16.00. Namun, jangan juga memilih sembarang camilan. Lebih baik Anda mengonsumsi biskuit berkalori rendah, selembar keju rendah lemak, roti gandum selembar tanpa mentega, kacang almond dengan aple organik.

Apa pun yang terjadi jangan lewatkan waktu menyantap camilan itu. Ini penting karena camilan itu dapat memicu metabolisme dan menyeimbangkan gula darah.

Ketika gula darah menurun, tingkat insulin turut menurun. Alhasil, insulin justru akan beraksi dengan menyimpan lemak di sekitar bagian tengah tubuh. Makan tiap tiga atau empat jam sekali akan membantu menyeimbangkan gula darah.

Redaktur: Endah Hapsari
Sumber: health.com

Wednesday, February 8, 2012

Makan Ikan Selama Hamil, Bayi Lebih Cerdas

Makan Ikan Selama Hamil, Bayi Lebih Cerdas

Bayi yang lahir dari seorang ibu yang secara rutin mengasup ikan selama masa kehamilan memiliki kecerdasan lebih tinggi. Anak-anak ini memiliki kemampuan verbal, motorik halus dan kemampuan sosial yang lebih baik daripada anak dengan ibu yang jarang mengonsumsi ikan selama hamil.

Studi yang dilakukan dalam proyek NUTRIMENTHE ini bertujuan meneliti pola makan, ibu dan anak serta kemampuan kognitif mereka, di bawah koordinasi Cristina Campoy Folgoso, profesor pediatri dari University of Granada Spanyol.

Ilmuwan menganalisis sampel darah 2.000 wanita saat usia kehamilan 20 minggu. Saat bayi lahir, konsentrasi rantai panjang asam lemak dari seri omega-3 dan omega-6 ditali pusar juga diteliti.

Hasilnya, tali pusar anak dari ibu yang mengasup ikan secara teratur memiliki rantai panjang asam lemak omega-3 lebih banyak daripada bayi dengan ibu dengan asupan ikan jarang. Asam lemak omega tiga membentuk  asam docosahexaenoic (DHA), komponen utama dari membran sel otak.

Komisi Eropa menyatakan, efek sehat DHA sangat penting bagi kecerdasan dan motorik bayi. "Itu berdampak pada perkembangan otak dan mata janin serta pada bayi yang disusui," ungkap Folgoso seperti diberitakan Wellness.

Pada studi lain yang dilakukan Dr. Imoegen Roger dari University of Bristol Inggris, mengungkap,  konsumsi ikan selama 32 minggu kehamilan akan mempercepat pertumbuhan janin. Makan ikan sebanyak 33 gram sehari atau 6-12 ons telah dapat mencukupi kebutuhan asam omega 3 bagi pertumbuhan janin.

Studi dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition. (ms) • VIVAnews

Monday, September 12, 2011

Mencegah Risiko Persalinan Normal

Mencegah Risiko Persalinan Normal

Sekitar 50 persen perempuan yang melahirkan anak pertama, kemungkinan mengalami Prolaps Organ Panggul (POP), mulai level berat hingga ringan. POP adalah turunnya dinding vagina disertai pelvik lain ke dalam atau ke luar dari liang vagina.

Banyak faktor penyebab POP, di antaranya proses persalinan yang lama, frekuensi kelahiran yang terlalu dekat, usia yang semakin tua, kegemukan atau obesitas, melahirkan bayi berukuran besar, dan beberapa penyebab lainnya. Namun tenang saja, kerusakan organ panggul pada ibu yang melahirkan normal ini tidak berbahaya dan dapat dicegah dengan tujuh cara ini.

1. Membatasi kelahiran anak.
Frekuensi kelahiran yang terlalu dekat merupakan salah satu penyebab POP. Jadi, batasi kelahiran anak, cukup dua sesuai anjuran pemerintah. Cara lainnya, sebaiknya atur jarak kelahiran dari anak pertama ke anak kedua. Usahakan jarak kelahiran tidak terlalu dekat, minimal dua tahun.

Terlalu sering melahirkan akan membuat otot dan sendi penyokong alat produksi menjadi lemah, sehingga tak mampu menahannya.

2. Persiapkan persalinan dengan baik.
Ibu harus mempersiapkan persalinan dengan baik, terutama kebugaran fisik. Bersalin membutuhkan fisik yang prima, sehingga persalinan dapat berlangsung lancar. Menghindari diri dari kemungkinan proses persalinan yang lama akan memperkecil risiko terjadinya kerusakan organ panggul. Salah satu pemicu POP adalah tekanan janin akibat ibu mengejan terlalu lama.

3. Kontrol pertumbuhan janin.
Janin yang terlalu besar, lebih dari 4 kg, dan dikeluarkan lewat persalinan normal, dapat meningkatkan risiko kecacatan pada organ panggul.

Oleh karenanya, ibu harus memantau pertumbuhan janin dengan melakukan kontrol teratur ke dokter. Berkonsultasilah dengan dokter, terutama mengenai bagaimana cara mengontrol pertambahan berat badan janin.

4. Hamil di usia subur.
Dianjurkan ibu mengandung di usia yang pas atau masa subur, yakni sekitar 20-35 tahun. Di usia ini, fisik ibu relatif bugar, sehingga persalinan bisa dilakukan lebih lancar. Semakin tua usia, biasanya kebugaran fisik berkurang, kondisi organ panggul juga semakin melemah. Apalagi jika ibu sudah tidak kuat mengejan. Ketidakmampuan mengejan akan memperlama waktu persalinan, sehingga risiko POP semakin besar.

5. Gunakan metode skoring.
Metode ini biasanya didukung data tentang komplikasi, infeksi, dan USG dasar panggul. Dengan begitu akan diketahui kondisi organ panggul yang kemudian ikut menentukan proses persalinan, apakah boleh normal atau tidak.

6. Hindari merokok.
Merokok tidak dianjurkan untuk perempuan, apalagi jika sedang hamil. Di samping menyebabkan gangguan kesehatan, merokok juga memicu terjadinya gangguan pernafasan yang membuat ibu menjadi lebih sering batuk.

Batuk menahun menyebabkan tekanan pada perut meningkat. Hal ini secara tidak lansung berpengaruh terhadap kekuatan otot panggul. Sebaiknya atasi segera penyakit batuk, baik disebabkan karena dampak merokok atau penyebab lainnya.

7. Obesitas.
Kegemukan atau obesitas juga berperan meningkatkan risiko terjadinya POP. Ibu harus mengontrol pertambahan berat badan jangan sampai mengalami obesitas, terutama saat kehamilan.

Risiko Kehamilan di Usia Matang

Risiko Kehamilan di Usia Matang

Tidak sedikit pasangan yang memilih untuk menunda memiliki momongan hingga karir dan finansial lebih mapan. Benar bahwa kehamilan memang perlu direncanakan, tetapi kehamilan di usia matang memiliki risiko tinggi.

Peluang hamil di usia di atas 35 tahun memang lebih kecil karena jumlah sel telur berkurang. Disukai atau tidak namun setiap perempuan terlahir dengan seluruh sel telur yang dimilikinya dan satu persatu akan dikeluarkan setiap bulan saat menstruasi.

Menurut Dr.Prashant Nadkarni dari Kuala Lumpur Fertility Center, usia kesuburan wanita mulai menurun di usia 35 tahun. "Kehamilan sebaiknya tidak ditunda terlalu lama karena bertambahnya usia akan mengurangi risiko keberhasilan pembuahan," katanya.

Kehamilan di usia matang juga memperbesar risiko keguguran dan bayi lahir dengan kelainan mengingat kualitas kromosom dan sel telur tidak lagi sebaik di usia muda.

Ia menjelaskan saat ini dunia sedang menghadapi krisis kesuburan, bahkan di negara dengan jumlah penduduk terbesar seperti China. "Tetapi ini bukan isu yang serius dan para ahli tidak melihatnya seperti halnya sebuah penyakit," katanya.

Di Asia 80 persen orang diperkirakan menderita infertilitas. Beberapa negara yang menghadapi masalah kesuburan paling berat adalah Singapura, Hongkong dan Macau.

Di luar usia saat menikah yang makin bergeser, Nadkarni mengatakan ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan kesuburan, misalnya gaya hidup, gangguan kesehatan, dan polusi lingkungan.

Para ahli mengatakan kegemukan berlebih merupakan penyebab utama banyak pasangan kesulitan hamil. Idealnya, indeks massa tubuh untuk hamil adalah antara 19-24.

Jumlah sperma pria juga dipengaruhi oleh berat badan. "Gaya hidup yang tidak sehat seperti sering mengonsumsi alkohol dan merokok juga mengurangi jumlah sperma," katanya.

Faktor lainnya adalah stres. Biaya hidup yang tinggi, kemacetan dan jam kerja yang tinggi seringkali menyeret seseorang dalam lingkaran stres. "Stres bisa mengganggu ovulasi. Stres juga membuat siklus menstruasi terganggu dan gairah seksual pria dan wanita turun," paparnya.

Kompas.com

Friday, September 9, 2011

Khasiat Ampuh Petai Atasi Berbagai Penyakit

Khasiat Ampuh Petai Atasi Berbagai Penyakit

Anda semua pasti mengenal bahwa Petai (Pete) sebagai buah yang membuat bau mulut dan bau kentut sangat tidak sedap. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.

Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.

Makanya jangan heran jika pete adalah buah yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat pete menjadi salah satu makanan penting dalam makanan keseharian kita.

Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia. Bisa jadi di masa depan petai akan menggantikan kedudukan cokelat sebagai makanan yang paling dicari saat orang stres.

PMS (premenstrual syndrome)


Jika mengalami PMS saat 'tamu' datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.

Anemia


Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan darah tinggi


Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

Kemampuan otak


200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istiraha, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

Sembelit

Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.

Obat mabuk

Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan "penyakit" mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.

Kekenyangan


Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.

Mual di pagi hari

Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

Gigitan nyamuk

Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.

Untuk saraf

Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

Kegemukan

Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi. Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.

Luka lambung

Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Mengatur suhu tubuh


Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah 'dingin' yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi. Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau). Pete dapat membantu penderita SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.

Merokok

Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.

Stress

Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.

Stroke

Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine," makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.

Caplak

Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah, jika anda ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete, dan letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!

Setelah membaca semua fakta diatas maka anda harus percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan  apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Pete juga kaya kalium dan merupakan buah dengan nilai makanan terbaik. Jadi mungkin sekaranglah saatnya anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: "A Petai a day keeps the doctor away" (makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter).

Selain banyak manfaat diatas, sayuran ini menyimpan banyak menyimpan manfaat lainnya. Petai sangat kaya akan protein sebagaimana famili leguminoceae (kacang-kacangan) pada umumnya. Petai juga mengandung kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Vitamin B6 yang terkandung di dalamnya berperan untuk memperbaiki mood seseorang, atau istilahnya cooling product dalam budaya oriental. Dari berbagai sumber