Showing posts with label International. Show all posts
Showing posts with label International. Show all posts

Saturday, May 12, 2018

Keluar dari Perjanjian Nuklir, Merkel Kutuk Trump

Keluar dari Perjanjian Nuklir, Merkel Kutuk Trump

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden AS
Donald Trump. Merkel mengutuk keputusan Trump keluar
 dari perjanjian nuklir Iran

BERLIN- Kanselir Jerman sekaligus Pemimpin Demokrat Kristen (CDU), Angela Merkel, mengutuk keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mundur dari perjanjian nuklir Iran. Hal itu diungkapkannya saat berbicara di konvensi gereja Katolik tahunan di Muenster.

Menurut Merkel langkah Washington adalah alasan untuk merasa khawatir, serta alasan untuk merasa menyesal. Dia mengkritik bahwa keputusan untuk secara sepihak mengakhiri perjanjian internasional yang penting tersebut tidak dibenarkan seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (12/5/2018).

Dalam percakapan telepon sebelumnya dengan presiden Iran Hassan Rouhani, Merkel bergabung dengan perwakilan dari Prancis dan Inggris. Ketiganya menekankan bahwa negaranya tetap berkomitmen pada ketentuan perjanjian nuklir.

Kesepakatan penting untuk mengakhiri program senjata nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi ditandatangani pada tahun 2015.

Menurut juru bicara resmi Merkel, Steffen Seibert, kanselir Jerman itu mengusulkan pembicaraan baru yang membahas program rudal balistik Iran sebagai sarana potensial untuk menyelamatkan kesepakatan itu. Selain itu, ia mendesak Teheran untuk membantu deeskalasi konflik spiral di Timur Tengah.

Merkel menekankan bahwa nasib kesepakatan nuklir Iran adalah masalah perang dan perdamaian, menyoroti laporan permusuhan baru antara pasukan Iran dan Israel di perbatasan Suriah-Israel.

Sementara itu, Washington, bersama dengan Uni Emirat Arab (UEA), telah mengaktifkan kembali sanksi ekonomi pertama terhadap Iran.

Menteri Jerman untuk ekonomi Peter Altmaier memperingatkan bahwa pemerintahnya tidak memiliki sarana hukum untuk melindungi atau mengecualikan perusahaan Jerman dari dampak keuangan sanksi AS.

Sebaliknya, rekannya asal Prancis Bruno Le Maire menyatakan keyakinannya bahwa perdagangan Prancis dengan Iran akan terus tanpa gangguan dan mendesak masyarakat internasional untuk tidak menerima klaim Washington atas peran sebagai polisi ekonomi dunia.

Perwakilan Prancis, Inggris dan Jerman dijadwalkan mengadakan pembicaraan darurat terkait dengan Iran pada awal pekan depan.

(ian)
Demi Rekor Dunia, Las Vegas Tuan Rumah Pesta Seks 1.000 Orang

Demi Rekor Dunia, Las Vegas Tuan Rumah Pesta Seks 1.000 Orang

Organisasi bernama Menage Life ingin gelar pesta asusila
terbesar di dunia di Las Vegas, Amerika Serikat, bulan depan

NEVADA - Kota Las Vegas, Amerika Serikat (AS) akan menjadi tuan rumah untuk pesta seks terbesar di dunia dengan peserta diharapkan mencapai lebih dari 1.000 orang. Acara "gila" demi memecahkan rekor dunia ini diselenggarakan Menage Life bulan depan.

Pihak penyelenggara menyatakan, sudah ratusan orang siap datang ke Las Vegas untuk memecahkan rekor dunia tersebut.

Menurut penyelenggara, para peserta dapat "bermain" hanya dengan pasangan mereka—atau dengan peserta lain dengan memberikan persetujuan bersama.

Harga tiket pesta sebesar USD200 untuk yang pasangan dan USD25 untuk seorang wanita lajang. Namun, penyelenggara mengatakan mereka akan membuat beberapa pengecualian untuk pria terhormat yang menghadiri dengan pasangan atau secara berkelompok.

Rekor dunia yang akan dipecahkan Menage Life itu bagian dari festival Sin City 8.

Catatan yang didokumentasikan saat ini untuk pesta terbesar di dunia dilaporkan mencapai 500 orang (250 pasangan), yang diselenggarakan di Jepang pada tahun 2007.

Menage Life menyatakan, pesta di Las Vegas berlangsung pada malam 2 Juni. Penyelenggara itu berjanji akan "meledakkan" angka atau jumlah peserta.

"Kami mengantisipasi 1.000 lebih untuk acara monumental ini," kata organisasi itu di situs yang dilansir Mirror, Jumat (11/5/2018). "Ini adalah Sin City."

Upaya pencatatan rekor dunia ini bagian dari Sin City 8—festival satu hari yang diadakan di Embassy Suites di Swenson Street mulai tanggal 30 Mei 2018.

"Semua peserta harus memiliki pass Sin City 8 untuk berpartisipasi," bunyi keterangan di situs Menage Life.

Rencananya, pesta akan berlangsung antara pukul 17.00 dan pukul 19.00 waktu Las Vegas.

"Anda harus memiliki mitra untuk berpartisipasi dalam upaya rekor dunia. Anda dapat bermain hanya dengan mereka, atau dengan siapa pun yang Anda inginkan, ada kesepakatan bersama yang telah ditetapkan," lanjut penyelanggara dalam situsnya.

"Siapa pun yang melanggar persetujuan tamu lain akan segera dikeluarkan bersama dengan seluruh kelompoknya," imbuh Manage Life.


Otoritas Kota Nevada belum berkomentar terkait rencana penyelenggaraan pesta asusila demi memecahkan rekor dunia ini.
(mas)
PM Mahathir: Diampuni Raja, Anwar Ibrahim Segera Bebas dari Penjara

PM Mahathir: Diampuni Raja, Anwar Ibrahim Segera Bebas dari Penjara

Mahathir Mohamad, 92, menjadi perdana menteri ketujuh
Malaysia sekaligus perdana menteri tertua di dunia. 

KUALA LUMPUR - Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V, telah setuju untuk memberikan pengampunan penuh kepada Anwar Ibrahim. Hal ini disampaikan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Jumat (11/5/2018).

"Agong telah memberi tahu (sekretaris jenderal DAP-Democratic Action Party) Lim Guan Eng bahwa dia telah setuju untuk memberikan pengampunan penuh kepada Anwar," kata Mahathir dalam konferensi usai pertemuan Dewan Kepresidenan Pakatan Harapan.

"Kami akan melalui proses yang tepat untuk mendapatkan pengampunan untuk Anwar. Ini akan menjadi pengampunan penuh, yang berarti bahwa dia tidak hanya diampuni tetapi segera dibebaskan," ujar Mahathir.

Mahathir yang baru saja memenangkan pemilu ini mengatakan bahwa Pakatan Harapan akan segera memulai proses pengampunan Anwar untuk diformalkan. Pakatan Harapan merupakan faksi politik yang dipimpin Mahathir, yang mengalahkan koalisi Barisan Nasional yang dipimpin Najib Razak.

Ditanya apakah Anwar akan menjadi menteri di kabinetnya, Mahathir mengatakan bahwa Anwar harus menjadi anggota Parlemen terlebih dahulu. "Itu mungkin butuh waktu lama," katanya, yang dikutip The Star.

Raja Malaysia telah bertemu dengan para pemimpin Pakatan Harapan pada hari Kamis, sebelum memberikan persetujuannya untuk menunjuk Mahathir sebagai perdana menteri ketujuh negara itu.

Sekadar diketahui, Anwar didakwa pada tahun 2008 dengan tuduhan melakukan sodomi. Dia diadili pada tahu 2010 dan 2011. Dia pernah dibebaskan pada Januari 2012.

Namun, pada Maret 2014, pembebasan itu dibatalkan oleh Pengadilan Banding, dan dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Anwar mengajukan banding ke Pengadilan Federal tetapi tidak berhasil, dan sampai saat ini menjalani hukumannya di Penjara Sungai Buloh.

(mas)
AS Ingin Jadi Mitra Dekat Korut, Bukan Musuh

AS Ingin Jadi Mitra Dekat Korut, Bukan Musuh

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) berharap bisa menjadi mitra dekat Korea Utara (Korut) dan bukan menjadi musuh. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mencatat bahwa AS sering dalam sejarah menjadi teman baik dengan mantan musuh.

Pompeo mengatakan ia telah memberi tahu pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un tentang harapan itu selama kunjungan singkatnya ke Pyongyang awal pekan ini. Pompeo telah menyelesaikan rincian pertemuan 12 Juni mendatang antara Kim Jong-un dan Presiden Donald Trump serta menjamin pembebasan tiga orang Amerika yang dipenjara di negara komunis itu.

Ia mengatakan pembicaraannya dengan Jong-un berjalan hangat, konstruktif, dan baik. Ia juga menegaskan bahwa jika Korut menyingkirkan senjata nuklirnya dengan cara permanen dan dapat diverifikasi, AS bersedia untuk membantu negara miskin itu meningkatkan ekonomi dan kehidupannya menjadi seperti di Korea Selatan (Korsel) yang makmur.

"Kami memiliki percakapan yang baik tentang sejarah kedua negara kami, tantangan yang kami hadapi di antara kami," kata Pompeo pada konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Korsel, Kang Kyung-wha. 

"Kami berbicara tentang fakta bahwa Amerika sering dalam sejarah memiliki musuh yang sekarang kita menjadi mitra dekat dan harapan kami bahwa kami dapat mencapai hal yang sama sehubungan dengan Korea Utara," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Sabtu (12/5/2018).

Ia tidak menyebut nama mantan musuh AS, tetapi Pompeo dan yang lain sering mencatat bahwa AS memainkan peran utama dalam membangun kembali Jepang dan kekuatan sumbu Eropa di tengah-tengah Perang Dunia Kedua. Dengan bantuan AS, negara-negara itu pulih dari kehancuran konflik.

"Jika Korea Utara mengambil tindakan berani untuk denuklirisasi dengan cepat, Amerika Serikat siap untuk bekerja dengan Korea Utara untuk mencapai kemakmuran setara dengan teman-teman Korea Selatan kami," katanya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Korsel Kang Kyung-wha memuji pertemuan antara Trump dan Jong-un yang akan datang di Singapura sebagai peluang "bersejarah". Tetapi ia juga menambahkan beberapa catatan skeptisisme. Di tengah kekhawatiran bahwa Korut akan menuntut AS menarik pasukannya dari Korsel, Kang menekankan bahwa kehadiran militer AS di sana harus menjadi masalah bagi aliansi AS-Korsel pertama dan terutama.

Ia mengatakan kehadiran pasukan AS di Korsel selama 65 tahun terakhir telah memainkan peran penting untuk pencegahan, perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea. Karena itu, katanya, perubahan apa pun dalam ukuran pasukan AS di Korsel seharusnya tidak ada di meja di pertemuan.

"Beberapa minggu ke depan akan menjadi penting, membutuhkan koordinasi yang ketat antara kedua negara kami," kata Kyung-wha, mencatat bahwa Presiden Korsel Moon Jae-in akan berada di Washington untuk bertemu Trump akhir bulan ini.

Sejak Trump mengumumkan rencana untuk mengadakan pertemuan puncak dengan Jong-un, pertanyaan-pertanyaan terus diajukan tentang apakah kedua pemimpin memiliki tujuan yang sama dalam pikiran ketika mereka berbicara tentang denuklirisasi. Untuk AS, itu berarti Korut menyerahkan senjata nuklir yang telah dibangunnya. Namun Korut mengatakan bersedia berbicara sekarang karena telah berhasil menjadi negara bersenjata nuklir, yang memicu skeptisisme bahwa Korut akan benar-benar bersedia menyerahkan senjata-senjata itu.

Pompeo mengatakan perlunya denuklirisasi "menyeluruh" dan "dapat diverifikasi" yang akan menghapus Korut sebagai ancaman terhadap Korsel, AS dan seluruh dunia. Ia mengatakan pengawasan dan pemantauan rezim Korut secara besar-besaran akan diperlukan untuk memastikan kepatuhan Pyongyang.

"Saya pikir ada kesepakatan lengkap tentang apa tujuan akhirnya," kata Pompeo, meskipun ia menolak untuk memberikan lebih banyak rincian.

(ian) - Koransindo
Ulama Top Iran Sebut Tel Aviv Hancur jika Israel Bertindak Tolol

Ulama Top Iran Sebut Tel Aviv Hancur jika Israel Bertindak Tolol

Ulama terkemuka Iran, Ahmad Khatami, sebut Tel Aviv
dan Haifa akan hancur jika Israel bertindak tolol

TEHERAN - Seorang ulama terkemuka Iran mengatakan bahwa Tel Aviv dan Haifa akan hancur jika Israel berperilaku "tolol". Sementara itu, pemerintah Teheran berjanji akan meningkatkan pembuatan rudal meskipun ada kecaman dari Barat. 

Komentar ulama bernama Ahmad Khatami itu disampaikan dalam khotbah salat Jumat di Universitas Teheran yang disiarkan stasiun televisi pemerintah. Pada hari yang sama, ribuan warga Iran turun ke jalan dalam demo anti-Israel dan anti-Amerika Serikat (AS).

"Kami akan memperluas kemampuan rudal kami meskipun ada tekanan Barat (untuk mengekangnya) untuk membiarkan Israel tahu bahwa jika (negara) itu bertindak tolol, Tel Aviv dan Haifa akan hancur total," kata Khatami yang dikutip Reuters, Sabtu (12/5/2018).

Sebelumnya, militer Israel mengklaim telah menghancurkan sebagian besar aset militer Iran di Suriah dalam serangan Kamis dini hari. Serangan sekitar 70 rudal itu dengan dalih sebagai pembalasan atas tembakan 20 roket Iran ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Khatami juga mengecam AS setelah Presiden Donald Trump pada Selasa lalu mengumumkan penarikan diri Washington dari kesepakatan nuklir Iran—yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Menurut ulama tersebut, tindakan Trump menjadi bukti bahwa AS tidak dapat dipercaya.

"Para penandatangan Eropa ini juga tidak dapat dipercaya ... musuh-musuh Iran tidak dapat dipercaya," ujar Khatami.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pada Kamis pagi, jet tempur F-15 dan F-16 membombardir basis-basis Iran di Suriah dengan lebih dari 60 rudal. Serangan besar-besaran ini dilaporkan menewaskan sekitar 23 orang.

 - Koransindo
London Kota Terbaik untuk Mahasiswa

London Kota Terbaik untuk Mahasiswa

London Kota Terbaik untuk Mahasiswa. 

London dinobatkan menjadi kota terbaik bagi mahasiswa di dunia versi analis data pendidikan tinggi QS. London mampu menggeser Montreal dan Paris yang sebelumnya menjadi kota terbaik bagi mahasiswa. 

Penilaian itu berdasarkan sejumlah faktor, dari jumlah universitas terbaik di sebuah kota, pasar tenaga kerja lokal, keberagaman budaya, dan kualitas hidup. Pemeringkatan kota-kota universitas dibandingkan kualitas pendidikan disusun QS yang dipublikasikan dalam World University Rankings. 

Survei itu mewawancarai 50.000 mahasiswa untuk menentukan keuntungan kota-kota bagi mahasiswa. Bagi mahasiswa, London merupakan pusat dan konsentrasi institusi pendidikan berkelas dunia dibandingkan kota lain. Sebut saja Imperial College, University College London, the London School of Economics, dan King’s College merupakan kampus elite dunia. 

Mahasiswa juga bisa mengakses banyak kehidupan budaya seperti museum, teater, bioskop, dan restoran. London juga merupakan tem pat yang baik untuk berhubungan dengan dunia kerja dan mendapatkan pekerjaan. Ibu kota Inggris ini juga mendapatkan nilai tinggi dalam kota yang sangat internasional. Warga London memiliki tingkat toleransi yang tinggi dan keberagaman yang luas. 

Mahasiswa asing pun tidak akan merasa terisolasi dan terasingkan. Namun, London menduduki peringkat rendah pada satu parameter: keterjangkauan karena biaya kuliah dan hidup yang cukup mahal. Akibatnya, London menjadi kota yang sulit untuk berhemat bagi mahasiswa asing. 

“London masih menjadi tempat terbaik untuk belajar, meskipun biayanya cukup besar,” kata Direktur Penelitian QS BenSowter, dilansir BBC. Kemudian, kota kedua yang di nilai terbaik untuk mahasiswa adalah Tokyo. Ibu kota Jepang itu dikenal karena keamanan, polusi, dan kualitas hidup. 

Di antara kota-kota lainnya, Toronto di Kanada mendapatkan nilai tertinggi dalam faktor keinginan di atas Tokyo dan Amsterdam. Australia juga menjadi negara yang juga memperebutkan pasar mahasiswa asing. Melbourne menduduki kota ketiga terbaik bagi mahasiswa, sedangkan Sydney berada pada peringkat kesembilan. 

Adapun Edinburg di Skotlandia menjadi kota kampus terbaik ke-16. Kalau dalam pemeringkatan uni versitas dunia, banyak universitas di Amerika Serikat (AS) mendominasi dan selalu di pimpin Massachusetts Institute of Technology. Tapi, tidak ada satu kota pun di AS yang masuk 10 besar dalam kota kampus. Padahal, Jerman memiliki dua kota kampus terbaiknya, Berlin dan Munich. 

AS hanya menempatkan Boston dan New York pada 30 besar. Bagaimana dengan Paris? Selama beberapa tahun terakhir ibu kota Prancis itu memang kerap masuk 10 besar dan kali ini menduduki peringkat kelima. Dalam hal keterjangkauan, Budapest di Hungaria dan Kuala Lumpur di Malaysia menjadi kota yang ramah dalam urusan anggaran dan keuangan bagi mahasiswa. 

Sementara itu, The International Student Survey, berdasarkan 67.000 pendaftar kuliah, menunjukkan 39% mahasiswa Uni Eropa (UE) menganggap Britain Exit (Brexit) menjadikan mereka malas kuliah di Inggris. Mereka khawatir kalau Brexit akan menjadikan universitas di Inggris menjadi lebih mahal dan tidak menyambut mahasiswa dari negara UE lainnya. 

Kesuksesan London menjadi kota kampus terbaik tidak lepas dari pemberian visa bagi mahasiswa. London juga mendapatkan dana besar dari sektor pendidikan. Inggris tidak terlalu memberatkan mahasiswa internasional untuk mendapatkan visa. Dengan begitu, banyak anak muda berlomba-lomba ku liah di London. (Andika Hendra)

Masuk Daftar Hitam Imigrasi, Najib Dilaporkan Terbang ke Jakarta

Masuk Daftar Hitam Imigrasi, Najib Dilaporkan Terbang ke Jakarta

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dilaporkan
 masuk daftar hitam Departemen Imigrasi setempat. 

KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Abdul Razak dan istrinya dilaporkan telah masuk daftar hitam (blacklisted) Departemen Imigrasi negara tersebut. Namun, politisi yang dikalahkan Mahathir Mohamad dalam pemilu ini juga dilaporkan terbang ke Jakarta hari ini (12/5/2018).

Laporan Najib dan istri masuk daftar hitam Departemen Imigrasi awalnya diberitakan media Malaysia, Malaysia Kini. "Ini sesuai dengan pencarian di Sistem Informasi Status Perjalanan Departemen Imigrasi (SSPI)," tulis media tersebut.

Uniknya, basis data, yang memungkinkan warga Malaysia untuk memeriksa apakah mereka diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Malaysia Timur atau ke luar negeri, sejak kemarin dan sampai pagi ini, tidak dapat diakses.

Masih menurut laporan media Malaysia tersebut, situs basis data tersebut tidak dapat diakses dari dalam negeri Malaysia, sehingga memberi kesan kepada publik bahwa situs tersebut down.

Namun, dengan menggunakan perwakilan luar negeri, media Malaysia tersebut mengklaim dapat mengakses sistem untuk menjalankan pemeriksaan pada nomor identifikasi Najib dan Rosmah.

Nomor identifikasi juga telah diperiksa silang dengan catatan Komisi Pemilihan untuk mengonfirmasi identitas mereka.

Hasil pemeriksaan menemukan bahwa Najib bernomor 530723-06-XXXX dan Rosmah bernomor 511210-05-XXXX."Sila rujuk ke pejabat imigresen terdekat (Silakan merujuk ke kantor imigrasi terdekat)," bunyi petunjuk dalam SSPI.

Keterangan seperti itu sama dengan beberapa anggota dan aktivis Pakatan Harapan di masa lalu ketika mereka dilarang bepergian ke luar negeri.

Berdasarkan konvensi, jika seseorang tidak masuk daftar hitam, hasilnya keterangan di SPSI akan berbunyi;"Tiada halangan (Tanpa hambatan)."

Tidak jelas apakah tidak dapat diaksesnya portal imigrasi dari dalam negeri Malaysia disebabkan oleh Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) atau Departemen Imigrasi yang mengatur situs itu sendiri untuk mencegah akses lokal.

Ini berarti bahwa Najib atau pun Rosmah tidak akan dapat memeriksa status imigrasi mereka kecuali menggunakan proxy.

Meski dilaporkan masuk daftar hitam Departemen Imigrasi, Najib dan istrinya dilaporkan akan melakukan perjalanan dari Bandara Subang ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma di Jakarta pada pukul 10.00 pagi hari ini.



 - SindoNews

Saturday, April 14, 2018

PM Rutte: Belanda Takkan Bergabung Dalam Aksi Militer Terhadap Suriah

PM Rutte: Belanda Takkan Bergabung Dalam Aksi Militer Terhadap Suriah

BELANDA takkan ikut dalam aksi militer di Suriah, kata Perdana Menteir Belanda Mark Rutte pada Jumat (13/4), dalam taklimat mingguannya setelah pertemuan Dewan Menteri. Ketika ditanya apakah Belanda siap untuk ikut dalam serangan, Rutte menjawab, "Tidak, bukan itu masalahnya saat ini."
Pemerinta Belanda memahaminya, "asalkan tindakan tersebut proporsional". Tapi "saat ini tak ada alasan bahwa Belanda akan ikut secara militer", kata Rutte. Menteri Pertahanan Belanda Ank Bijleveld mengeluarkan pernyataan serupa pada Kamis di Washington, AS, tempat wanita menteri itu telah mengadakan pembicaraan dengan timpalannya dari AS James Mattis.
Belanda akan mengerti jika Amerika Serikat melakukan aksi militer proporsional di Suriah, jika "langkah diplomatik, ekonomi dan politik tidak cukup", kata Bijleveld kepada stasiun televisi Belanda, Nieuwsuur. "Semuanya masih terbuka. Itu berarti bahwa langkah diplomatik, ekonomi dan politik akan dibahas lebih dulu," kata wanita menteri tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.
Ia, sebagaiman dikutip oleh harian Belanda, De Telegraaf, juga mengatakan bahwa Washington tidak meminta bantau militer Belanda. Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah memerintahkan serangan ke Suriah, meskipun Suriah telah membantah tuduhan bahwa militernya menggunakan senjata kimia dalam serangan ke Douma di pinggir Ibu Kota Suriah, Damaskus.
Seorang utusan Rusia pada Jumat mengatakan serangan terhadap satu negara berdaulat akan menjadi pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertolak-belakang dengan Piagam PBB dan "tak bisa dibiarkan terjadi".
"Harus ada pertanggung-jawaban bagi campur-tangan semacam itu, yang direncanakan," katanya. Duta Besar Rusia di PBB Vassily Nebenzia mengatakan dalam satu pertemuan Dewan Keamanan mengenai Suriah bahwa pengalaman baru-baru ini di Irak dan Suriah masih segar di dalam ingatan semua orang di seluruh wilayah tersebut.
Nebenzia, yang sepakat dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa Timur Tengah saat ini adalah wilayah yang cedera, mengatakan luka terbesarnya berada di Suriah, tempat situasi "sarat dengan dampak global". "Setiap negara yang berani menggerogoti prinsip kedaulatan dan keutuhan wilayah tidak berharga untuk memiliki status anggota tetap Dewan Keamanan,
namun anggota semacam itu terus berkeras untuk menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik demi konflik," katanya.

Angkatan Bersenjata Suriah sudah menerima instruksi mengenai cara menghadapi serangan semacam itu, katanya. Ia menambahkan tak ada bukti yang mendukung pembenaran yang dipaksakan oleh neara Barat, yaitu tuduhan mengenai penggunaan senjata kimia di Kota Kecil Douma. Pemerintah Suriah dengan keras telah membantah tuduhan itu, dan menyeru Organisasi bagi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) agar segera melakukan penyelidikan.  (OL-6)

Penulis: Antara
Rudal Balistik Ditembakkan ke Arab Saudi Setelah Pidato Pemimpin Al-Houthi

Rudal Balistik Ditembakkan ke Arab Saudi Setelah Pidato Pemimpin Al-Houthi

GERILYAWAN Syiah Al-Houthi, yang menguasai banyak wilayah Yaman, kembali menembakkan rudal balistik ke arah Arab Saudi pada Jumat (13/4), tak lama setelah pemimpin milisi itu berikrar akan mengembangkan simpanan rudalnya, yang didukung Iran.
"Pasukan agresi (koalisi pimpinan Arab Saudi) frustrasi oleh kemampuan rudal balistik kita, dan kita akan terus mengembangkannya," kata pemimpin milisi Al-Houthi, Abdul-Malik Al-Houthi, di dalam pidato yang ditayangkan oleh stasiun televisi milik kelompoknya, Al-Masirah.
Satu jam kemudian, kelompok tersebut mengatakan di dalam pernyataan yang disiarkan oleh stasiun TV Al-Masirah bahwa milisi itu menembakkan rudal balistik jarak-jauh ke arah Pangkalan Militer Raja Faisal di Provinsi Jazan, bagian selatan Arab Saudi. Gerilyawan Al-Houthi belum lama ini telah meningkatkan serangan rudal semacam itu dengan berakhirnya tahun ketiga perang pimpinan Arab Saudi melawan kelompok Syiah Yaman tersebut, yang bersekutu dengan Iran, demikian laporan Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi (14/4).
Pada Rabu, gerilyawan Al-Houthi menembakkan sejumlah rudal balistik ke Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh dan markas raksasa minyak Aramco di perbatasan Arab Saudi di wilayah Najran, meskipun Arab Saudi menyatakan kerajaan itu menembak jatuh rudal tersebut dan melaporkan tak ada korban jiwa.
Pada Maret 2015, Arab Saudi memimpin satu koalisi militer pasukan Arab, yang didukung Amerika Serikat, untuk ikut-campur dalam konflik di Yaman guna mendukung Pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang hidup di pengasingan.
Koalisi tersebut telah melancarkan ribuan serangan udara terhadap gerilyawan Al-Houthi, dalam upaya membalikkan perolehan gerilyawan Al-Houthi dan memulihkan kekuasaan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi di Ibu Kota Yaman, Sana'a.
Sementara itu, gerilyawan Al-Houthi menembakkan puluhan rudal balistik ke arah kota besar Arab Saudi, yang kebanyakan dicegat oleh pasukan pertahanan udara Arab Saudi. Sejauh ini, perang saudara telah menewaskan lebih dari 10.000 warga Yaman, kebanyakan warga sipil, dan mendorong negara Arab tersebut ke ambang kelaparan massal.  (OL-6)

Penulis: Antara

Rusia: Inggris Ikut Mengarang Laporan Serangan Senjata Kimia di Suriah

Rusia: Inggris Ikut Mengarang Laporan Serangan Senjata Kimia di Suriah

KEMENTERIAN Pertahanan Rusia mengatakan, Jumat (13/4), Inggris ikut mengarang laporan soal serangan senjata kimia di kota Douma, Suriah.
Inggris serta sekutu-sekutunya menuduh Damaskus melakukan serangan itu ke Douma dan saat ini sedang mempertimbangkan untuk melancarkan aksi militer terhadap Suriah sebagai tanggapan. Suriah dan sekutu utamanya, Rusia, membantah ada serangan kimia.
Kremlin pada Rabu mengatakan bahwa Amerika Serikat telah mengada-ada soal serangan kimia di wilayah itu. Rusia memperingatkan agar karangan cerita itu jangan sampai dijadikan pembenaran untuk melakukan aksi militer. Dalam suatu pertemuan yang disiarkan televisi pada Jumat, Kementerian Pertahanan Rusia mengulang sikap pemerintah bahwa serangan itu palsu.
Kementerian tersebut menambahkan bahwa pihaknya memiliki bukti bahwa Inggris telah berpartisipasi dalam membuat karangan itu. "Kami memiliki bukti yang menunjukkan bahwa Inggris secara langsung terlibat dalam pengaturan provokasi ini," kata juru bicara kementerian pertahanan Igor Konashenkov.
Konashenkov mengatakan Rusia tahu "dengan pasti" bahwa antara 3-6 April, Helm Putih berada "di bawah tekanan keras terutama dari London untuk sesegera mungkin membuat provokasi yang telah direncanakan ini." Helm Putih yang dimaksudnya adalah kelompok yang menolong para warga sipil di wilayah yang dikuasai oposisi di Suriah.
Duta Besar Inggris untuk Perserikatan Bangsa-bangsa, Karen Pierce, membantah bahwa Inggris terlibat. (OL-6)

Penulis: Antara
Tidak Punya Pilihan, PM May Perintahkan Tembak Rudal ke Suriah

Tidak Punya Pilihan, PM May Perintahkan Tembak Rudal ke Suriah

PERDANA Menteri Inggris Theresa May mengatakan, dia memberikan wewenang kepada pasukan Inggris untuk menembakkan peluru kendali jelajah udara presisi di Suriah untuk menurunkan kemampuan senjata kimia negara itu, dan menegaskan tidak ada pilihan selain tindakan militer, Sabtu (14/4).
Empat jet Royal Air Force Tornado yang menggunakan rudal Storm Shadow telah ambil bagian dalam serangan terhadap sebuah fasilitas militer dekat Homs, di mana pihaknya menilai Suriah telah menimbun bahan kimia di sana, menurut Departemen Pertahanan Inggris (MoD).
Serangan, yang dilakukan dengan Amerika Serikat dan Prancis merupakan serangan 'terbatas dan ditargetkan', yang dirancang untuk meminimalkan korban sipil, kata May. MoD mengatakan indikasi awal adalah bahwa senjata presisi dan perencanaan target yang teliti telah 'menghasilkan serangan yang sukses'.
"Ini bukan tentang campur tangan dalam perang saudara. Ini bukan tentang perubahan rezim," demikian May dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan serangan tersebut merupakan tanggapan terhadap bukti signifikan, termasuk bukti intelijen yang menunjukkan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad bertanggung jawab atas serangan yang menggunakan senjata kimia di Douma, Suriah, Sabtu lalu, yang menewaskan hingga 75 orang, termasuk anak-anak.
May menambahkan, Inggris dan sekutunya telah berusaha menggunakan setiap sarana diplomatik untuk menghentikan penggunaan senjata kimia, tetapi telah berulang kali digagalkan, menyebut veto Rusia dari penyelidikan independen terhadap serangan Douma di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pekan ini.
"Jadi, tidak ada pilihan praktis untuk penggunaan kekuatan demi menurunkan dan menghalangi penggunaan senjata kimia oleh Rezim Suriah," katanya.
Serangan misil Barat menunjukkan langkah puncak mereka dari perang saudara Suriah, yang dimulai pada Maret 2011 sebagai pemberontakan anti-Assad, tetapi sekarang menjadi konflik proksi yang melibatkan sejumlah kekuatan dunia dan regional dan kelompok-kelompok pemberontak yang tak terhitung jumlahnya.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia siap untuk mempertahankan responnya hingga pemerintah Assad menghentikan penggunaan senjata kimia.
Rusia, yang ikut campur dalam perang pada 2015 untuk mendukung Assad, membantah ada serangan kimia dan menuduh Inggris membantu melancarkan insiden Douma untuk memicu histeria anti-Rusia. (OL-1)
Penulis : Antara
Kemenlu Minta Semua Pihak di Suriah Hormati Piagam PBB

Kemenlu Minta Semua Pihak di Suriah Hormati Piagam PBB

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi meminta semua pihak di Suriah menahan diri dan hormati Piagam PBB yang mengedepankan keamanan dan peedamaian dunia.
"Jadi dari pagi sampai saat ini kita tidak selesai tetapi terus menerus melakukan komunikasi untuk memantau situasi ysng terjadi di Suriah. Jadi saya kira sudah waktunya bagi semua pihak untuk menahan diri. Dan semua pihak untuk menghormati hukum internasional, norma-norma internasional, termasuk piagam PBB yang mengedepankan keamanan dan perdamaian dunia," katanya seusai grand launching aplikasi mobile Safe Travel Kemenlu di Central Park, Jakarta, Sabtu (14/4).
"Posisi kita secara konsisten selalu menyampaikan prinsip-prinsip hukum internasional. Tentunya kita prihatin terhadap situasi yang terjadi saat ini di Suriah. Kita juga meminta semua pihak untuk menahan diri. Sehingga tidak terjadi eskalasi yang dapat membahayakan atau dapat mengancam keselamatan masyarakat terutama perempuan dan anak-anak," tambah Menlu.
Retno menegaskan akan pentingnya keamanan dan kenyamanan masyarakat sipil terutama wanita dan anak-anak perlu mendapat prioritas. Saat ini ada 1.500 WNI yang tinggal di Suriah.
Untuk kepentingan keamanan WNI di Suriah, Retno telah mengontak para duta besar di Suriah dan Timur Tengah umumnya.
"Tadi pagi saya sudah melakukan komunikasi dengan semua duta besar kita, terutama di Damaskus. Yang kedua di wilayah timut tengah dan ketiga adalah dengan dubes kita di wilayah eropa juga. Dan tentunya juga dengan dubes kita di Washington DC," urai Retno.
"Intinya adalah kita pantau terus situasinya seperti apa. Kemudian WNI merupakan prioritas bagi kita saat ini. Kita tidak mau ada korban WNI dari situasi ini. Kontigensi plan sudah kita buat. Dan setiap dubes sudah alert akan situasi." (OL-1)

Penulis: Denny Parsaulian Sinaga
Pengamat Sebut Serangan AS di Suriah Tambah Ketegangan di Timur Tengah

Pengamat Sebut Serangan AS di Suriah Tambah Ketegangan di Timur Tengah

SERANGAN pasukan Amerika Serikat dan sekutunya ke Suriah diprediksi menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, kata pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI) Dr Yon Machmudi.
"Serangan AS ini akan menambah ketegangan di kawasan dan meningkatkan eskalasi konflik. Lagi-lagi rakyat Suriah yang terus menjadi korban. Ini karena serangan AS tidak malah membuat rezim Bashar Asad mengendorkan operasinya terhadap kelompok oposisi bersenjata di Suriah, tetapi malah sebaliknya mendorongnya semakin keras melakukan serangan balasan kepada musuh-musuhnya," kata Yon Mahmudi di Jakarta, Sabtu (14/4).
Pada Sabtu menjelang subuh, Amerika Serikat akhirnya benar-benar merealisasikan ancamannya dengan melakukan pengeboman di tiga sasaran fasilitas militer baik di Damaskus maupun Homs. Awalnya, ancaman AS itu dianggap pihak Suriah sebagai gertakan saja. Namun, Presiden Donald Trump ternyata benar-benar memerintahkan penyerangan itu.
Serangan 10 rudal yang menewaskan sekitar 40 korban itu memang ditujukan untuk melumpuhkan fasilitas-fasilitas militer yang diduga digunakan untuk memproduksi senjata kimia berbahaya. Rusia pun dikabarkan telah bereaksi keras terhadap serangan AS ini.
Yon Machmudi, yang juga Ketua Program Studi Pascasarjana Kajian Timur Tengah dan Islam, Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia itu, menilai serangan AS itu memiliki dua dimensi.
Pertama, berkaitan dengan ketegangan AS dan sekutunya dengan Rusia yang belakangan ini semakin memuncak yang ditandai dengan pengusiran diplomat Rusia di negara-negara Eropa dan Amerika. Tindakan pengusiran pun dibalas oleh Rusia dengan melakukan aksi serupa. Karenanya, kata dia, Suriah hanya dijadikan sebagai 'battle field' untuk menarik perang itu ke kawasan Timur Tengah yaitu di Suriah.
"Biar bagaimanapun Suriah adalah sekutu utama Rusia di Timur Tengah. Hukuman kepada Suriah pada hakekatnya merupakan hukuman kepada Rusia. Konflik ini akan semakin meluas jika Rusia terpancing untuk semakin dalam terlibat dalam perang di Suriah dan membantu resim Asad membalas serangan AS," katanya.
Kedua, di samping berkaitan langsung dengan Suriah, serangan ini juga bermaksud untuk mengalihkan perhatian dunia Islam terhadap tindakan represif Israel baru-baru ini terhadap para peserta aksi demonstrasi damai di Gaza yang mengakibatkan tujuh warga Palestina terbunuh dan ribuan mengalami luka tembak.
Tindakan brutal Israel ini telah menimbulkan kemarahan besar para pendukung palestina dan semakin melemahkan posisi AS yang mendukung Israel terutama dalam hal dukungan kepada kepada Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
"Untuk mengurangi kebencian yang meluas kepada Israel karena tindakan-tindakan Israel ini, serangan AS kali ini nampaknya juga memiliki dimensi ke sana. Selalu ketika Israel melakukan tindakan brutal, AS berusaha meredamnya dengan mencari simpati yang lain. Sebaliknya jika AS melakukan serangan ke salah satu negara di Timur Tengah, maka Israel diminta untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang menciptakan kebencian baru kepada AS," kata Yon.
Yon Machmudi mengkhawatirkan serangan AS ini akan memicu peperangan yang lebih besar karena menyangkut ketegangan yang memuncak antara AS dan Rusia. Iran sendiri telah mengancam akan konsekuensi regional dari serangan AS ini. (OL-1)

Penulis : Antara

Thursday, March 9, 2017

Inggris: Tanpa Solusi Dua Negara, Apartheid Akan Muncul di Palestina

Inggris: Tanpa Solusi Dua Negara, Apartheid Akan Muncul di Palestina

LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson memperingatkan alternatif dari solusi dua-negara dalam konflik Israel-Palestina adalah pengenaan sistem apartheid di Palestina oleh Israel.

Solusi dua-negara, yang berarti pembentukan negara Palestina yang hidup berdampingan dengan damai dengan Israel, adalah tujuan kebijakan utama dari masyarakat internasional.

"Apa yang kami katakan adalah Anda harus memiliki solusi dua negara, atau Anda memiliki semacam sistem apartheid," kata Johnson dalam sebuah wawancara dengan media Israel, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (9/3).

Johnson sendiri diketahui sedang melakukan kunjungan singkat ke Israel dan Palestina. Dimana saat berada di Israel, ia menegaskan kembali dukungan Inggris bagi Israel, tapi mengecam pembangunan permukiman di Tepi Barat yang diduduki.

"Tentu saja kami juga harus mencoba untuk menghapus hambatan untuk perdamaian dan kemajuan dalam proses perdamaian seperti pembangunan pemukiman," sambung walikota London tersebut.

Sementara itu, ketika berada di Palestina Johnson menekankan kebijakan pemerintahannya tidak berubah dan mereka tetap berkomitmen pada solusi dua negara. 

- Sindonews
Seorang Wanita Inggris Dituduh Memperkosa Pria Dua Kali

Seorang Wanita Inggris Dituduh Memperkosa Pria Dua Kali

NEWCASTLE - Seorang wanita di Inggris bernama Katie Brannen, 26, dibawa ke pengadilan atas tuduhan memperkosa pria. Dia bahkan dituduh dua kali melakukan serangan asusila.

Brannen yang berasal dari South Shields, Tyne and Wear, Inggris, dituduh menyerang korban pada bulan Januari. Dia muncul di Pengadilan Crown Newcastle pada hari Selasa, 7 Maret lalu, di mana dia menghadapi dua tuduhan pemerkosaan.

Muncul di sidang pertama, Brannen belum diberi kesempatan oleh hakim untuk mengajukan banding. Dia hanya diberi kesempatan untuk mendengarkan tuntutan dan mengonfirmasi nama yang terdaftar dalam dokumen tuntutan.

Jaksa penuntut umum, Julie Clemitson, mengatakan setelah sidang awal, Brannen akan menjalani sidang lanjutan selama empat hari ke depan.

Sementara itu, hakim pengadilan, Robert Spragg, mengatakan sidang dengan agenda pembacaan putusan atau vonis akan digelar Desember mendatang. Namun, sebelum itu, pihaknya akan menggelar hearing yang wajib dihadiri Brannen.

Meski dikenai tuduhan dua kali melakukan pemerkosaan terhadap pria, Brannen tidak dipenjara. Tapi, dia diwajibkan memakai gelang elektronik, sebuah piranti untuk mengetahui keberadaannya. Brannen dilarang bepergian ke luar kota.

”Jika Anda tidak datang pada 4 Desember nanti, hukuman yang akan diberikan akan dijalankan. Sampai pada saat itu, Anda bisa bebas dan kami akan berjumpa lagi dengan Anda pada 25 September,” kata Hakim Spragg, seperti dikutip IB Times, semalam (8/3/2017).

Pengadilan tidak merinci detail tentang kasus yang menjerat Brannen, meskipun kasus ini terbilang langka. 

Muhaimin - Sindonews
RUU "Pembungkam Azan" di Israel Disetujui Parlemen

RUU "Pembungkam Azan" di Israel Disetujui Parlemen

TEL AVIV - Sebuah rancangan undang-undang (RUU) di Israel tentang larangan azan menggunakan pengeras suara di masjid telah mendapat persetejuan awal dalam sidang parlemen. Meski demikian, suara yang menentang aturan yang dikenal sebagai RUU “pembungkam azan” itu juga bermunculan.

Para anggota parlemen Israel yang mendukung mengatakan bahwa RUU itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup orang yang tinggal di dekat masjid karena kehilangan waktu tidur. Selama ini, azan subuh dikumandangkan sebelum pukul 05.00 dengan pengeras suara yang dipasang di menara masjid.

Para penentang mengatakan, RUU itu disponsori oleh partai-partai sayap kanan dan mengganggu kebebasan beragama kaum minoritas Muslim Israel. Warga Arab yang jumlahnya hampir 20 persen dari total populasi penduduk di Israel telah mengeluh dan menggambarkan RUU itu sebagai bentuk diskriminasi.

Setelah mendapat persetujuan awal dalam sidang parlemen, RUU itu akan dibahas lebih lanjut sebelum diputuskan untuk yang terakhir kali di parlemen beberapa waktu mendatang. Proses pengesahan RUU itu menjadi undang-undang (UU) akan berlangsung panjang.

”Anda melakukan tindakan rasis,” kata Ahmed Tibi, seorang anggota parlemen Israel dari minoritas Arab, kepada para politisi pendukung RUU, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (9/3/2017).

RUU itu sejatinya diusulkan dengan sasaran rumah-rumah ibadah secara umum yang menggunakan pengeras suara. Namun, kelompok minoritas Muslim menganggap RUU itu untuk menargetkan azan di masjid.

Jika diberlakukan, aturan itu nantinya akan melarang penggunaan pengeras suara untuk azan di masjid pada pukul 23.00 malam hingga pukul 07.00 pagi. Artinya, azan subuh  nantinya dilarang menggunakan pengeras suara.

Dalam RUU itu juga akan diberlakukan denda sebesar 10.000 shekel atau sekitar Rp36 juta bagi pelanggarnya.

”Ini adalah hukum sosial yang bertujuan untuk melindungi tidur warga, tanpa merugikan imana siapa pun,” kata legislator Israel, Motti Yogev, salah satu sponsor RUU  kontroversial ini. Selama pembahasan di parlemen, RUU ini diperdebatkan oleh kelompok pendukung dan kelompok penentang.

Tzipi Livni, pemimpin Partai Union Zionis dan mantan menteri luar negeri mengaku bangga dan harus bergabung bersama dengan kelompok yang menentang RUU itu. Menurutnya, RUU itu hanya akan “menyebarkan kebencian dan menyulut ketegangan antara kaum Muslim dan Yahudi”. 

Muhaimin - Sindonews
Jenderal AS: Rusia Sebar Rudal-rudal Jelajah untuk Ancam NATO

Jenderal AS: Rusia Sebar Rudal-rudal Jelajah untuk Ancam NATO

WASHINGTON - Wakil Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Paul Selva menuduh Rusia sudah menyebarkan rudal-rudal jelajah untuk mengancam NATO. Menurut jenderal AS ini, langkah Rusia tersebut sudah melanggar perjanjian pengawasan senjata 1987.

Tuduhan jenderal AS ini merupakan yang pertama kali setelah muncul laporan bahwa Rusia diam-diam mengerahkan rudal jelajah SSC-8. Moskow saat itu membantah laporan tersebut.

”Sistem itu sendiri menyajikan risiko bagi sebagian besar fasilitas kami di Eropa dan kami percaya bahwa Rusia sengaja mengerahkannya untuk menimbulkan ancaman bagi NATO dan fasilitas di wilayah tanggung jawab NATO,” kata Selva selama rapat dengar pendapat dengan Komite Angkatan Bersenjata Parlemen AS, pada hari Rabu, yang dilansir Reuters, Kamis (9/3/2017).

Meski demikian, Jenderal Selva tidak bisa memastikan apakah rudal-rudal jelajah Rusia yang disebar itu membawa hulu ledak nuklir. Dia juga tidak merinci lokasi penyebaran rudal-rudal jelajah Rusia.

Selva mengatakan AS telah memiliki masalah besar dengan Rusia. Dia mengaku tidak tahu pilihan apa yang akan dipertimbangkan jika dialog dengan Rusia tidak membuahkan hasil. ”Kita harus diminta untuk memasukkan satu set pilihan ke usulan (senjata) nuklir,” kata Selva.

Presiden AS Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan Reuters bulan lalu, mengatakan bahwa dia akan mengangkat isu penyebaran rudal jelajah Rusia apabila bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.

Dalam rapat dengar pendapat dengan parlemen AS, seorang pejabat senior militer AS sangat mendukung penegakan perjanjian pengawasan senjata tahun 1987.

”Saya telah menyatakan untuk catatan di masa lalu, sekarang saya akan menyatakan lagi bahwa saya pendukung besar dari perjanjian NEW START itu,” kata Jenderal John Hyten, Kepala Komando Strategi AS.

“Risikonya akan menjadi perlombaan senjata, kita tidak berada dalam perlombaan senjata sekarang,” ujar Hyten. Sementara itu, Rusia belum merespons tuduhan terbaru dari pejabat militer AS ini. Moskow selama ini justru merasa terancam dengan pengerahan kekuatan militer NATO di dekat perbatasan Rusia. 

- Sindonews
Dewan Lintas Agama Desak Malaysia Larang Masuk Zakir Naik

Dewan Lintas Agama Desak Malaysia Larang Masuk Zakir Naik

KUALA LUMPUR - Dewan Kosultatif Lintas Agama Buddha, Kristen, Hindu, Sikh, dan Tao (MCCBCHST) Malaysia mendesak pemerintah melarang ulama kondang Dr Zakir Naik masuk ke negara tersebut. Alasannya, ceramah Zakir dinilai menghasut kebencian terhadap kelompok agama lain.

Dewan lintas agama ini menyerukan Pemerintah Malaysia untuk mencabut visa yang diberikan kepada ulama asal India itu. Desakan disampaikan melalui sebuah pernyataan yang diterbitkan Rabu kemarin.

”Malaysia memiliki reputasi sebagai (negara) demokrasi yang toleran, multi-agama dan pluralistik. Ini juga posisinya sebagai negara Muslim moderat,” bunyi pernyataan MCCBCHST.

”Pemuka agama yang bahkan bahkan oleh otoritas negaranya dinyatakan memiliki kecenderungan untuk menghasut kebencian dan penghinaan pada praktik, ritual dan makanan dari kelompok etnis agama lain adalah benar-benar tidak dapat diterima,” lanjut pernyataan dewan tersebut, seperti dikutip dari The Star, Kamis (9/3/2017).

Dewan itu menyatakan bahwa di pasal tertentu dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Malaysia menyatakan bahwa aparat pemerintah wajib melindungi warga dari tindakan yang menyinggung perasaan keagamaan orang lain.

Menurut dewan lintas agama tersebut, Zakir sangat provokatif terhadap masyarakat non-Muslim. Dewan itu juga menuding Zakir telah dilarang memasuki negara-negara tertentu.

”Dewan mendukung kebebasan berbicara dan berekspresi, tetapi setiap wacana yang menyentuh pada agama dan keyakinan harus tunduk pada parameter yang ditetapkan dalam KUHP pada umumnya,” imbuh pernyataan dewan lintas agama tersebut.

”Oleh karena itu, MCCBCHST menyerukan kepada pemerintah untuk mencabut visa yang diberikan kepada Dr Zakir Naik.”

Zakir juga jadi sorotan publik Indonesia setelah dia berkunjung ke Jakarta bersamaan dengan kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi. Zakir rencananya akan melakukan safari dakwah di beberapa kota di Indonesia. Ulama asal India ini bahkan sudah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

- Sindonews
AS Sebut Kim Jong-un Tidak Rasional

AS Sebut Kim Jong-un Tidak Rasional

WASHINGTON - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB Nikki Haley menyatakan, pihaknya telah menyiapkan segala opsi untuk berurusan dengan Korea Utara (Korut). Haley menyebut ini dilakukan karena AS, dan dunia internasional berurusan dengan seorang yang tidak rasional.

"Kami tidak berurusan dengan orang yang rasional. Ini benar-benar luar biasa, dengan arogansi yang tidak bertanggung jawab jika kita melihat Kim Jong Un saat ini," kata Haley, seperti dilansir Strait Times pada Kamis (9/3).

"Pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengevaluasi kembali bagaimana akan menangani Korut, dan semua opsi ada di atas meja. Kami akan membuat keputusan, sekarang dan kami akan bertindak sesuai," sambungnya.

Korut kembali melakukan uji coba rudal terbaru pada awal pekan ini. Korut setidaknya menembakan empat rudal balisitik antara benua ke arah Jepang, dimana tiga diantaranya jatuh di wilayah ZEE negara Sakura tersebut.

Media pemerintah Korut, KCNA menuturkan empat rudal balistik yang ditembakan merupakan latihan dengan target pangkalan militer AS di Jepang. KCNA menyebut tembakan empat rudal balistik itu atas mandat dan pengawasan langsung dari Jong-un.

Peluncuran empat rudal itu diawali dengan ancaman pembalasan terhadap latihan militer AS dan Korsel. Pyongyang memandang latihan militer gabungan kedua negara itu sebagai persiapan serangan terhadap Korut, 

- Sindonews
Pria Ini Tak Sengaja Buang Tas Berisi Uang Rp 334 Juta ke Tong Sampah

Pria Ini Tak Sengaja Buang Tas Berisi Uang Rp 334 Juta ke Tong Sampah

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang pria di China secara tak sengaja membuang uang miliknya sebesar 25.000 dolar AS atau sekitar Rp 334 juta ke tong sampah.

Beruntung polisi berhasil melacak tas yang dibuang ke tempat sampah itu dan menemukan kembali setumpuk uang tersebut.

Kisahnya berawal ketika seorang pria dari kota Ordos, Mongolia Dalam berencana meminjamkan uang untuk seorang temannya.

Situs berita Chinanews.com mengabarkan, pria itu kemudian memasukkan uang itu ke dalam sebuah tas sebelum dia meninggalkan kediamannya pada Senin (6/3/2017).

Lalu, entah kenapa, pria yang tak disebutkan namanya itu membuang tas tersebut bersama dengan kantong berisi sampah yang dia tenteng.

Pria tersebut baru menyadari kesalahannya ketika dia tiba di bank dan uang yang dibawanya ternyata sudah tidak ada.

Kelurganya kemudian membantu dengan mencari di hampir semua tempat sampah di daerah itu, tetapi tak berhasil menemukan tas berisi uang tersebut.

Akhirnya pria itu meminta bantuan polisi yang setelah melakukan penyelidikan dan mengamati rekaman CCTV melihat seorang pria tua mengambil tas berisi uang itu dari tong sampah.

Setelah mengidentifikasi wajah pria itu, polisi kemudian melakukan pencarian dari pintu ke pintu. Akhirnya, polisi menemukan pria yang diyakini membawa uang itu.

Dia mengaku bekerja sebagai pemulung dan sangat terkejut saat menemukan tas berisi begitu banyak uang.

Pria tua itu baru berencana menghubungi keluarganya untuk memastikan apakah uang yang ditemukannya asli.

Akhirnya, setelah dibujuk polisi pria tua itu bersedia mengembalikan uang yang ditemukannya dengan imbalan uang tunai 1.000 yuan atau sekitar Rp 2 juta.


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: South China Morning Post,