Friday, July 13, 2012

Obama Ungkap Kesalahan Sebagai Presiden AS

SHARE
Barack Obama
Barack Obama mengungkapkan kesalahan yang dia perbuat selama tiga setengah tahun menjadi presiden Amerika Serikat. Kesalahan itu bukan pada kebijakan pemerintah yang dia pimpin, namun kurang komunikatif dengan rakyat mengenai kebijakan yang dia buat, terutama dalam mengatasi krisis ekonomi saat ini.

Dia mengungkapkan kesalahannya itu dalam suatu wawancara dengan jurnalis senior CBS, Charlie Rose, di Gedung Putih pada Kamis malam waktu setempat. Wawancara lengkap Obama itu baru akan ditayangkan stasiun televisi CBS akhir pekan ini

"Saat berpikir mengenai apa yang telah kami perbuat dengan baik dan apa yang belum, kesalahan di periode pertama kepresidenan saya ini adalah mengira bahwa pekerjaan ini cuma sekadar membuat kebijakan yang tepat," kata Obama, yang kembali mencalonkan diri sebagai presiden untuk periode berikut pada Pemilu November 2012.

"Itu memang penting. Namun, berada di kantor presiden ini pada dasarnya juga harus memberi cerita kepada rakyat Amerika yang bisa memberi mereka rasa untuk bersatu, punya tujuan, dan optimis, terutama di masa-masa sulit," lanjut Obama dalam wawacara kepada CBS, yang juga dikutip ABC OTUS News.

"Saat saya mencalonkan diri untuk periode sekarang, banyak orang berkata, 'Well, dia (Obama) bisa berpidato bagus, tapi apakah dia benar-benar bisa bekerja (sebagai presiden)?

Dalam dua tahun pertama sebagai presiden, saya pikir maksudnya adalah 'Well, dia sudah menangani banyak hal, namun mana cerita yang akan mengungkapkan kemana dia akan melangkah? Menurut saya itu kritik yang masuk akal," lanjut Obama.

Maka, dia akan memperbaiki kesalahannya itu dengan berencana menyempatkan lebih banyak waktu di luar kantor (Washington) dengan rakyat Amerika. "Dengarkan mereka dan juga terlibat dalam percakapan dengan mereka mengenai kemana bangsa kita akan melangkah. Saya perlu bekerja lebih baik di periode berikut, bukan hanya menjelaskan tapi juga menginspirasi rakyat" kata Obama kepada Rose.

Dikritik Lawan

Namun, sebagai lawan Obama dalam Pemilu mendatang, Mitt Romney mencibir pernyataan itu. "Presiden Obama percaya bahwa jutaan warga Amerika sudah kehilangan rumah, pekerjaan, dan penghidupan karena dia gagal menyampaikan kabar baik," kata Romney seperti dikutip harian USA Today.

"Menjadi presiden bukan saja bercerita. Menjadi presiden juga berarti memimpin, dan Presiden Obama telah gagal memimpin. Tidak heran bila banyak warga Amerika sudah tidak lagi percaya dengan kepemimpinannya," sesumbar Romney, yang dicalonkan Partai Republik sebagai presiden baru AS. 

Baik Obama dan Romney kini sudah mulai sibuk berkampanye di wilayah-wilayah strategis. (eh)
SHARE

Author: verified_user

0 comments:

Please comment and your comments are very useful for the development of this blog. Do not forget to comment ethics, and do not waste time trying to spam. Thank You!