Nama Didier Drogba tentu menjadi pahlawan bagi publik Stamford
Bridge usai laga final Liga Champions melawan Bayern Munich, Sabtu 19
Mei 2012 atau Minggu dini hari WIB. Namun masa depan Drogba di The Blues
malah masih tanda tanya.
Setelah tertinggal lewat tandukan Thomas Muller pada menit ke-82, Chelsea selamat dari kekalahan setelah sundulan Drogba meluncur deras ke gawang Manuel Neuer. Gol itu cukup memaksa laga sampai babak adu penalti.
Pada babak penentuan itu, Drogba kembali muncul sebagai pahlawan. Ditunjuk sebagai eksekutor terakhir, penyerang Pantai Gading itu dengan tenang menipu Neuer. Chelsea pun juara karena dua eksekutor Munich, Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger, gagal menaklukan Petr Cech.
Dua momen spesial itu menjadi bukti bahwa kontribusi Drogba masih sangat besar untuk Chelsea. Namun mereka bisa saja kehilangan Drogba karena kontraknya akan habis musim panas nanti.
Di tanya soal masa depannya, Drogba ternyata masih tarik ulur. "Ini adalah hari yang luar biasa untuk klub ini. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaanku. Hal terpenting bukanlah masa depan saya. Yang terpenting adalah hal yang berhasil kami raih," ujar Drogba kepada Association Sport.
"Tadi adalah pertandingan luar biasa. Pertandingan yang gila. Saya percaya diri sebelum mengambil penalti. Saya ingin mencetak gol untuk rekan-rekanku. Saya ingin membuat Chelsea tersenyum," tutur Drogba mempersembahkan golnya pada suporter Chelsea.
Pemain bernama lengkap Didier Yves Drogba Tébily itu sudah membela Chelsea sejak 2004 saat diboyong Jose Mourinho dari Marseille. Sejak itu, pemain yang sudah menginjak usia 34 tahun itu sudah tampil 226 kali dan mencetak 100 gol dengan seragam biru milik Chelsea.
Setelah tertinggal lewat tandukan Thomas Muller pada menit ke-82, Chelsea selamat dari kekalahan setelah sundulan Drogba meluncur deras ke gawang Manuel Neuer. Gol itu cukup memaksa laga sampai babak adu penalti.
Pada babak penentuan itu, Drogba kembali muncul sebagai pahlawan. Ditunjuk sebagai eksekutor terakhir, penyerang Pantai Gading itu dengan tenang menipu Neuer. Chelsea pun juara karena dua eksekutor Munich, Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger, gagal menaklukan Petr Cech.
Dua momen spesial itu menjadi bukti bahwa kontribusi Drogba masih sangat besar untuk Chelsea. Namun mereka bisa saja kehilangan Drogba karena kontraknya akan habis musim panas nanti.
Di tanya soal masa depannya, Drogba ternyata masih tarik ulur. "Ini adalah hari yang luar biasa untuk klub ini. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaanku. Hal terpenting bukanlah masa depan saya. Yang terpenting adalah hal yang berhasil kami raih," ujar Drogba kepada Association Sport.
"Tadi adalah pertandingan luar biasa. Pertandingan yang gila. Saya percaya diri sebelum mengambil penalti. Saya ingin mencetak gol untuk rekan-rekanku. Saya ingin membuat Chelsea tersenyum," tutur Drogba mempersembahkan golnya pada suporter Chelsea.
Pemain bernama lengkap Didier Yves Drogba Tébily itu sudah membela Chelsea sejak 2004 saat diboyong Jose Mourinho dari Marseille. Sejak itu, pemain yang sudah menginjak usia 34 tahun itu sudah tampil 226 kali dan mencetak 100 gol dengan seragam biru milik Chelsea.
Kabarnya jasa Drogba amat diminati oleh klub-klub diluar Eropa. Klub
timur tengah dan Cina kabarnya siap memboyongnya dengan iming-iming gaji
selangit.



0 comments:
Please comment and your comments are very useful for the development of this blog. Do not forget to comment ethics, and do not waste time trying to spam. Thank You!