Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Tuesday, April 17, 2018

Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Harga Pasti si Sexy Lexi

Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Harga Pasti si Sexy Lexi

SENTUL - PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) secara resmi mengumumkan harga produk MAXI YAMAHA terbaru yaitu Yamaha Lexi. Motor 125cc berteknologi Blue Core & VVA yang awal tahun diperkenalkan oleh Valentino Rossi dan Maverick Vinales ini dijual dengan harga Rp 19.950.000 OTR Jakarta dan Rp 22.800.000 OTR Jakarta untuk varian tertinggi Yamaha Lexi-S. Bertempat di Sentul International Karting Circuit, acara ini dihadiri Presiden Direktur YIMM, Minoru Morimoto, serta jajaran management YIMM.

“Sejak meluncurkan Yamaha Lexi Januari kemarin, kami mendapat respon luar biasa dari konsumen yang punya semangat Live in The Higher Stage. Hari ini dengan penuh semangat, kami mengumumkan harga jual Yamaha Lexi yang value for money. Ini menjadi ciri khas Yamaha menghadirkan produk berkualitas tinggi yang dilengkapi fitur-fitur maksimal tapi tetap dengan harga terjangkau,” ujar Antonius Widiantoro, Manager Public Relation YIMM dalam keterangan Persnya Selasa (17/4/2018).

Pada April 2018 ini, konsumen yang ingin memiliki Yamaha Lexi bisa segera mengunjungi dealer-dealer Yamaha terdekat. Motor ini telah tersedia untuk segera memuaskan konsumen yang antusias dengan produk terbaru MAXI YAMAHA ini. Selain itu Yamaha juga mengadakan program THR (Test-Ride Hujan Rejeki) dari Lexi untuk konsumen yang membeli Yamaha Lexi pada periode April hingga Juli 2018, dengan hadiah utama emas senilai total ratusan juta rupiah*. Dapatkan pula berbagai hadiah langsung cukup dengan mendaftar test ride di dealer-dealer terdekat.

Yamaha Lexi mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama yaitu Smart & Sexy Design, Smart Features dan Smart Engine yang akan membawa pengendara tampil lebih smart bersama Yamaha Lexi.
(wbs)
 
SindoNews.com

Wednesday, June 13, 2012

Motor Sport Bertampang Garang Cuma Rp16 Juta

Motor Sport Bertampang Garang Cuma Rp16 Juta

Apache All New RTR Series
TVS Motor Company Indonesia resmi meluncurkan jagoan terbarunya di segmen motor sport, Apache All New RTR Series. Motor buatan India yang dibanderol mulai dari Rp16 juta hadir dengan desain garang dan agresif.

TVS Apache RTR tersedia dengan dua model yakni Apache RTR 160cc dan Apache RTR 180cc. Dua model ini diplot untuk meredam laju rekan senegaranya, Bajaj Auto Indonesia yang mengandalkan segmen motor sport.

"TVS Apache RTR sudah diterima konsumen Indonesia. Kini motor ini hadir dengan teknologi canggih dan desain yang lebih agresif. Kami berharap, motor ini dapat diterima konsumen di Indonesia," kata R Anandakrishnan, Presiden Direktur TVS Motor Company Indonesia di acara peluncuran All New TVS Apache RTR Series di Jakarta.

Dari segi tampilan TVS Apache RTR 160 cc dan 180 cc tidak ada perbedaan. Desain cover tangki bahan bakar dan mesin membuat dua RTR Series ini lebih besar. Perbedaan hanya kapasitas mesin. RTR 180 cc lebih ditujukan bagi bikers dewasa dan mapan yang menginginkan kendaraan lebih bertenaga.

Selain itu, desain tangki dibuat lebih berotot dan bentuk air scoop berfungsi sebagai sistem pendingin udara untuk menurunkan suhu mesin sampai 10 derajat.

Tak ketinggalan, lampu depan yang dilengkapi dua lampu LED mirip alis dan speedometer digital, dengan beberapa informasi lain seperti jarak jelajah, akselerasi, dan kecepatan maksimum.

Sementara itu, di kakinya dipersenjati cakram rem berukuran besar, 270 mm di bagian depan dan 200 mm di kaki belakang.

Untuk urusan mesin, Apache RTR 160 dibekali dengan mesin 4 tak berkapasitas 159,7 cc yang mampu menyemburkan tenaga sampai 15,2 hp pada 8.500 rpm dengan torsi maksimum di angka 6.000 rpm.

Sedangkan untuk Apache RTR 180, mengusung mesin 4 tak berkapasitas 177,4 cc yang bertenaga 17,03 hp di 8.500 rpm serta torsi 15,5 Nm di 6.500 rpm.

Dengan rasio bobot yang terbaik di kelasnya, untuk mencapai jarak 0-60 km/jam hanya dibutuhkan waktu 4,8 detik (160 cc) dan 4,2 detik (180 cc).

TVS Apache All New RTR Series ini ditawarkan dengan harga Rp16.100.000 (OTR Jakarta) untuk yang berkapasitas mesin 160 cc dan Rp17.900.000 (OTR Jakarta) untuk yang berkapasitas 180 cc. (asp)
Spin, Saingan Avanza-Xenia Dibikin di Bekasi

Spin, Saingan Avanza-Xenia Dibikin di Bekasi

Indonesia akan menjadi pasar pertama Chevrolet Spin
General Motors resmi menamai produk terbarunya Chevrolet Spin. Low MPV tujuh penumpang yang dulunya disebut PM7 ini akan diproduksi di fasilitas perakitan GM di Bekasi, Jawa Barat, awal 2013.

Pengumuman model kendaraan terbaru ini disampaikan CEO General Motors Dan Akerson pada rapat tahunan perusahaan di Detroit,  Amerika Serikat, baru-baru ini.  Spin akan jadi andalan GM untuk bertarung dengan mobil terlaris di Indonesia, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, yang juga diproduksi di tanah air.

Agustus tahun lalu, GM mengumumkan investasi pabrik baru di Bekasi mencapai US$150 juta. Pabrik seluas 11 hektar ini akan memproduksi 40.000 unit kendaraan per tahun dan membuka 800 lapangan kerja baru.

Presiden GM Asia Tenggara Martin Apfel mengatakan, masuknya Chevrolet Spin ke pasar otomotif Indonesia tak lain karena pasar mobil jenis ini sedang tumbuh pesat. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak di kawasan Asia Tenggara, namun rasio kepemilikan mobilnya masih sangat rendah. "Indonesia adalah pasar pertama mobil ini," katanya.

Chevrolet Spin menawarkan lima hingga tujuh tempat duduk, tergantung pada konfigurasi kendaraan. Chevrolet Spin merupakan kendaraan satu-satunya yang menawarkan transmisi enam percepatan otomatis di kelasnya. "Spin menawarkan harga yang terjangkau," katanya.

Spin memberikan fleksibilitas, handling seperti mobil sedan, kemampuan mengangkut barang dan penggunaan bahan bakar yang sangat ekonomis. Tampilan eksteriornya terlihat kokoh.

Pada bagian interior, kabin  Spin menggambarkan komitmen Chevrolet untuk memberikan nilai lebih dari yang diharapkan dengan beragam detil, layaknya kendaraan menengah ke atas. Berminat? (umi)
FOTO: BMW Seri Termewah Karya Anak Bangsa

FOTO: BMW Seri Termewah Karya Anak Bangsa

Desainer asal Indonesia terus menunjukkan kemampuannya membuat mobil-mobil yang dipasarkan di dunia. Tak ayal, karya anak bangsa membuat kesengsem pabrikan raksasa otomotif dunia, seperti Toyota, Daihatsu, Volkswagen dan terakhir BMW.

Yang paling terbaru adalah dipilihnya Didit Hadiprasetyo oleh BMW untuk memberikan sentuhan pada BMW Seri 7 Individual edisi spesial.

Desainer Indonesia yang kini berkiprah di Paris melakukan sentuhan ringan pada BMW Seri 7 Individual limited edition yang dibuat hanya lima unit.

Ini merupakan kolaborasi pertama antara BMW Individual dengan desainer asal Asia. Pasalnya selama ini BMW menggaet nama-nama besar seperti Versace atau Giorgio Armani untuk mendesain mobil edisi khusus.

Dalam mendesain mobil buatan Jerman ini, Didiet terinspirasi oleh citra langit lavender saat terbit matahari dalam landscape gurun yang tenang.

Adapun di bagian interiornya dibalut dengan nuansa Merino Silk Grey dengan kombinasi jahitan selang berwarna kontras Merino Platinum. Bagian atap, pilar A, B dan C serta rak belakang dilapisi dengan kulit nappa atau Alcantara. Aura elegan makin terlihat dengan sentuhan warna Frozen Diamond Metallic di sekujur tubuhnya.

BMW Seri 7 Individual edisi spesial juga dilengkapi lemari pendingin untuk menaruh sampenye. Tak ketinggalan tempat khusus gelas sampanye yang berada di depan sandaran tangan jok belakang, kanan dan kiri.

Penumpang pun semakin dimanjakan dengan layar monitor LCD yang terhubung internet dan menyatu pada sandaran kepala jok depan.

Berikut foto BMW Seri 7 Individual edisi spesial yang ambil dari Autoguide:



• VIVAnews

Tuesday, May 29, 2012

Kemenperin Susun Kriteria Pengembangan Mobil Nasional

Kemenperin Susun Kriteria Pengembangan Mobil Nasional

Esemka Rajawali
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyusun kriteria pengembangan mobil nasional (mobnas) berkapasitas mesin di bawah 1.000 cc.

"Kemenperin masih membuat syarat-syarat mobil nasional dan meminta produsen mobil nasional untuk meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN)," kata Menteri Perindustrian M.S Hidayat di Jakarta, Senin (28/5).

Selama ini, kata dia, TKDN untuk komponen mobil nasional sekitar 30--80 persen, hanya mesin dan transmisi yang masih diimpor dari China.

Hidayat mengatakan bahwa pemerintah mengharapkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membantu permodalan bagi produsen mobil nasional.

"Industri otomotif adalah industri padat modal, harus ada BUMN dan pihak swasta yang berinvestasi. Dibutuhkan Rp3 triliun untuk investasi mobil nasional di bawah 1.000 cc," paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kondisi ekonomi global yang dibayang-bayangi krisis merupakan peluang dalam menciptakan pasar mobil nasional.

"Diperkirakan harga mobil nasional di bawah 10.000 dolar Amerika Serikat dan diperlukan jaringan 'after sales service' yang memadai agar produk tersebut diterima masyarakat," ujarnya.

Hidayat mengatakan bahwa mobil nasional Esemka tidak akan mampu bersaing dengan produk dari prinsipal Jepang jika kapasitas mesinnya 1.500 cc. "Saya mengimbau kepada prinsipal besar, seperti Toyota dan Daihatsu, untuk tidak membuat mobil di bawah 1.000 cc," katanya.

Mobil Esemka yang memiliki mesin 1.500 cc, menurut dia, akan sulit diterima pasar karena masyarakat banyak yang memilih mobil dengan kapasitas mesin seperti Esemka dari produsen Jepang.

Redaktur: Yudha Manggala P Putra
Sumber: Antara