![]() |
| Muslimah Amerika Serikat (ilustrasi) |
WASHINGTON -- Muslimah Amerika Serikat
tak berhenti mempromosikan pemakaian jilbab kepada masyarakat AS. Itu
sebabnya kontes jilbab di AS mulai diminati.
Kontes jilbab dipilih bukan tanpa alasan. Selain sebagai wadah
promosi ajaran Islam, kontes ini merupakan wadah menggalang toleransi.
Namun, misi besar yang diemban Muslimah AS melalui kontes ini adalah
menjadikan jilbab seperti celana jeans. Jenis pakaian sehari-hari yang
begitu diterima dan dikagumi masyarakat AS.
Sarah Musa, desainer Muslimah, menilai mempromosikan ajaran Islam
melalui jilbab merupakan strategi yang efektif. Disini, masyarakat AS
dapat melihat bagaimana Islam menghormati perempuan. Jadi, jilbab itu
bukan mengekang kebebasan perempuan.
"Dan menutupi tubuh juga bisa modis, apakah itu anda mengenakan topi,
sorban, atau apa pun itu masih jilbab," kata dia seperti dikutip onislam.net, Kamis (2/4).
Musa mengatakan, kontes dari jilbab ini juga mencerminkan keinginan
Muslimah AS bahwa mereka yang mengenakan jilbab merasa bebas. "Kita di
AS mungkin bisa mengenakan celana jeans dan jaket jeans. Kreativitas
menjadi tidak terbatas, namun masih dalam koridor kesopanan. Jadi,
berhijab versi AS," kata dia.
| Reporter : Agung Sasongko |
| Redaktur : A.Syalaby Ichsan |



0 comments:
Please comment and your comments are very useful for the development of this blog. Do not forget to comment ethics, and do not waste time trying to spam. Thank You!